Penjualan Mobil Listrik RI Naik 141%: BYD Kuasai Pasar 2025, Cek Harga Terbaru 2026
Kamis, 15 Januari 2026 12:34 WIB
Oleh: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Jakarta. Mobil listrik BYD menjadi kendaraan berbasis baterai paling laris di Indonesia sepanjang 2025. Untuk Anda yang ingin membelinya, simak daftar harga mobil listrik BYD terbaru pada Januari 2026. Pasar mobil listrik di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang semakin agresif sepanjang 2025. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, penjualan mobil listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) dari pabrik ke diler (wholesales) mencapai 103.931 unit. Angka tersebut melonjak 141% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 43.188 unit. Dengan capaian ini, kontribusi mobil listrik terhadap total penjualan mobil nasional menembus lebih dari 12%, menandakan adopsi kendaraan listrik murni kian meluas di Tanah Air.
Lonjakan penjualan tersebut sekaligus menegaskan pergeseran preferensi konsumen, seiring bertambahnya pilihan produk, harga yang semakin kompetitif, serta dukungan infrastruktur dan kebijakan pemerintah dalam mendorong elektrifikasi kendaraan. Baca Juga: Harga Ponsel 15T Pro Naik Rp 500 Ribu: Ini Alasan Resmi dari Bos Xiaomi Dari sisi merek, BYD tampil dominan dan menguasai posisi puncak daftar mobil listrik terlaris di Indonesia sepanjang 2025. BYD Atto 1 menjadi model terlaris dengan penjualan 22.582 unit. Posisi berikutnya ditempati BYD M6 sebanyak 10.862 unit dan BYD Sealion 7 yang mencatatkan penjualan 8.402 unit. Tak hanya di segmen mass market, lini premium BYD melalui Denza D9 juga mencatat performa solid dengan penjualan 7.474 unit. Hal ini menunjukkan bahwa segmen MPV listrik kelas atas mulai diterima pasar domestik. Persaingan di papan atas kian ketat dengan kehadiran merek baru. VinFast VF e34 menempati posisi kelima dengan 5.974 unit, disusul Chery J6 yang membukukan penjualan 5.810 unit. Di sisi lain, Wuling masih mempertahankan eksistensinya melalui BinguoEV dan Air EV, meski harus turun takhta. Keduanya masing-masing mencatat penjualan 4.213 unit dan 3.894 unit. Sementara itu, merek lain seperti GAC Aion, Geely, dan Jaecoo mulai menunjukkan pertumbuhan yang konsisten. Menariknya, beberapa model yang lebih dulu dikenal publik justru mencatatkan penjualan relatif lebih rendah. Hyundai Kona EV hanya terjual 836 unit, sedangkan Hyundai Ioniq 5 membukukan 779 unit sepanjang 2025. Meski permintaan meningkat pesat, produksi BEV di Indonesia sepanjang Januari–Desember 2025 hanya mencapai 24.727 unit, turun sekitar 4% dibandingkan 2024. Kondisi ini mengindikasikan bahwa mayoritas mobil listrik yang beredar di pasar domestik masih berasal dari impor. Tonton: Danantara Siapkan Reformasi BUMN Besar Mulai 2026 Berikut daftar mobil listrik terlaris di Indonesia tahun 2025: