KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) membukukan pertumbuhan penjualan neto sebesar 12,11% di kuartal I-2021. Melansir laporan keuangan perseroan, penjualan neto PSDN tercatat sebesar Rp 249,93 miliar di kuartal I 2021 dari Rp 222,92 miliar pada kuartal I-2020. Penjualan neto PSDN hingga akhir Maret 2021 lalu terdiri dari penjualan komoditas karet dengan nilai Rp 4,47 miliar untuk lokal dan Rp 184,05 milar untuk ekspor. Kemudian penjualan kopi bubuk senilai Rp 996,98 juta. Lalu penjualan kopi instant lokal maupun ekspor masing-masing Rp 21,34 miliar dan Rp 39,06 miliar. Tumbuhnya kinerja penjualan neto PSDN di kuartal pertama, mendorong naiknya beban pokok penjualan sebesar 16,52% dari semula Rp 194,48 miliar di kuartal I-2020 menjadi Rp 226,62 miliar.
Baca Juga: Cerita Kopi Kadiran dari Sumedang yang harumnya hingga mancanegara Hingga 31 Maret 2021, PSDN membukukan penurunan laba bruto menjadi Rp 23,31 miliar. Angka itu menyusut 18,02% dibandingkan laba bruto pada periode yang sama di tahun lalu senilai Rp 28,43 miliar.