KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kinerja PT Sariguna Primatirta Tbk (
CLEO) menunjukkan penguatan pada kuartal I-2026. Emiten produsen air minum dalam kemasan (AMDK) ini membukukan penjualan sebesar Rp 774,4 miliar atau tumbuh 15,8% secara tahunan (
year on year/YoY). Pertumbuhan penjualan tersebut ditopang kinerja positif di seluruh segmen bisnis.
Baca Juga: Laba Trisula (BELL) Naik 22% di Awal 2026, Segmen Seragam Jadi Mesin Pertumbuhan Segmen botol masih menjadi kontributor utama dengan penjualan Rp 432,7 miliar, naik 16,9% YoY. Sementara itu, segmen non-botol mencatatkan penjualan Rp 325,7 miliar atau tumbuh 16,2% YoY. CEO CLEO Melisa Patricia mengatakan, permintaan pasar yang solid serta perluasan kapasitas produksi menjadi faktor utama yang mendorong kinerja perseroan. “Permintaan pasar yang kuat, didukung oleh ekspansi kapasitas produksi, menjadi kunci penguatan kinerja kami,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (2/5/2026). Sejalan dengan pertumbuhan penjualan, CLEO juga mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 122,6 miliar pada periode Januari–Maret 2026, meningkat 5,2% YoY. Capaian ini mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menjaga profitabilitas di tengah persaingan industri AMDK yang semakin ketat.
Baca Juga: Laba Superior Prima (BLES) Meroket 4.240% di Kuartal I-2026, Ini Faktor Pendorongnya Menurut Melisa, optimalisasi pabrik hasil ekspansi turut mendorong peningkatan volume penjualan, terutama di wilayah-wilayah baru. Penambahan kapasitas produksi dinilai memberikan kontribusi langsung terhadap pertumbuhan kinerja.
Dengan strategi ekspansi yang berkelanjutan serta efisiensi operasional yang terus dijaga, CLEO optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan hingga akhir tahun 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News