JAKARTA. Tekanan terhadap penjualan mobil tak hanya menerpa penjualan mobil berpenumpang, mobil niaga juga mengalami hal serupa. Bahkan, penurunan penjualan mobil niaga lebih dalam daripada rata-rata penurunan penjualan mobil nasional. Edy Jusuf Okasah, General Manager Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), bilang, dampak awal dari pelemahan ekonomi pertama kali akan dirasakan oleh penjualan mobil niaga, seperti light truck dan light bus. Sebab, angkutan ini digunakan untuk kegiatan usaha. "Penurunan daya beli membuat pabrik menurunkan produksi," kata Edy kepada KONTAN, Jumat (10/7). Mengacu data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, penjualan light truck dan light bus JanuariāMei 2015 tercatat 29.577 unit, turun 36,6% ketimbang penjualan periode yang sama tahun 2014 sebanyak 46.674 unit.
Penjualan truk berat saat ekonomi susah
JAKARTA. Tekanan terhadap penjualan mobil tak hanya menerpa penjualan mobil berpenumpang, mobil niaga juga mengalami hal serupa. Bahkan, penurunan penjualan mobil niaga lebih dalam daripada rata-rata penurunan penjualan mobil nasional. Edy Jusuf Okasah, General Manager Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), bilang, dampak awal dari pelemahan ekonomi pertama kali akan dirasakan oleh penjualan mobil niaga, seperti light truck dan light bus. Sebab, angkutan ini digunakan untuk kegiatan usaha. "Penurunan daya beli membuat pabrik menurunkan produksi," kata Edy kepada KONTAN, Jumat (10/7). Mengacu data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, penjualan light truck dan light bus JanuariāMei 2015 tercatat 29.577 unit, turun 36,6% ketimbang penjualan periode yang sama tahun 2014 sebanyak 46.674 unit.