Penjualan Wholesales Toyota Naik 42% pada April 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penjualan mobil Toyota di Indonesia menunjukkan tren positif pada April 2026. PT Toyota Astra Motor (TAM) mencatat lonjakan penjualan wholesales yang cukup signifikan di tengah kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat yang masih menghadapi tantangan.

Vice President TAM Jap Ernando Demily mengungkapkan, penjualan wholesales Toyota pada April 2026 mencapai sekitar 25.000 unit. Realisasi tersebut meningkat 42% dibandingkan Maret 2026 yang berada di kisaran 17.000 unit.

Menurut Jap, peningkatan tersebut mencerminkan pasar otomotif nasional yang masih bergerak positif sepanjang tahun ini.


“Market otomotif saat ini juga sedang berada dalam kondisi yang cukup positif,” ujar Jap kepada Kontan, Senin (25/5/2026).

Baca Juga: Industri Nikel Baru Setengah Jalan, Hilirisasi Masih Hasilkan Produk Setengah Jadi

Untuk menjaga momentum penjualan, Toyota terus memperkuat strategi pemasaran bersama jaringan dealer dan perusahaan pembiayaan. Berbagai program pembelian disiapkan agar tetap menarik bagi konsumen di tengah tekanan suku bunga dan ketidakpastian ekonomi.

Beberapa strategi yang dijalankan antara lain menawarkan uang muka atau down payment (DP) rendah, pilihan tenor kredit yang lebih panjang, hingga skema cicilan yang lebih fleksibel sesuai kebutuhan pelanggan.

Tak hanya itu, Toyota juga menghadirkan program jaminan harga jual kembali untuk sejumlah model kendaraan, termasuk Veloz Hybrid Electric Vehicle (HEV). Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan rasa aman konsumen dalam melakukan pembelian kendaraan baru.

“Kami bersama jaringan dealer dan partner financing terus berupaya menghadirkan paket pembelian yang kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan konsumen,” jelas Jap.

Baca Juga: Novo Nordisk Rilis Insulin Basal Mingguan, Terobosan Baru Terapi Diabetes

Di sisi lain, TAM masih mencermati dampak implementasi kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia terhadap kebijakan perbankan maupun lembaga pembiayaan kendaraan bermotor.

Menurut Jap, kenaikan suku bunga acuan diharapkan mampu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mempertahankan kepercayaan pasar, serta mengendalikan tekanan inflasi nasional.

Secara kumulatif, penjualan wholesales Toyota sepanjang Januari hingga April 2026 telah mencapai 86.000 unit.

Sementara itu, hingga 24 Mei 2026, surat pemesanan kendaraan (SPK) Toyota secara nasional tercatat telah mencapai sekitar 19.000 unit. TAM optimistis angka tersebut masih dapat bertambah hingga akhir Mei 2026 dan mencatat pertumbuhan positif dibandingkan bulan sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News