KONTAN.CO.ID - JAKARTA.
Pertumbuhan pengguna kereta komuter mendorong kebutuhan modernisasi armada perkeretaapian di Indonesia. Sepanjang 2025, KAI Commuter mengangkut lebih dari 400 juta penumpang secara nasional, tumbuh sekitar 7% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 349,3 juta penumpang merupakan pengguna KRL Commuter Line Jabodetabek. Pertumbuhan jumlah pengguna tersebut berjalan beriringan dengan penambahan dan modernisasi armada KRL. Salah satu produsen yang memasok armada baru tersebut adalah CRRC Sifang. Sejak Juni 2025, sebanyak 11 rangkaian KRL generasi baru produksi CRRC Sifang dengan total 132 kereta mulai dioperasikan secara bertahap di lintas Bogor dan Cikarang.
Baca Juga: Tarif Baja 50% AS Belum Menghambat Ekspor Indonesia Armada tersebut dilengkapi sejumlah pembaruan, mulai dari sistem pendingin, interior, teknologi keselamatan hingga fasilitas yang mendukung kebutuhan penyandang disabilitas, lansia dan ibu hamil. General Manager CRRC Sifang Co., Ltd. untuk Wilayah Indonesia Mr. Han Wenfeng mengatakan, pengembangan sarana transportasi pada akhirnya perlu mempertimbangkan kebutuhan masyarakat sebagai pengguna. "Kereta yang kami bangun pada akhirnya adalah tentang manusia yang menggunakannya," ujar Han dalam keterangannya, Kamis (8/10). Menurut dia, peningkatan penggunaan transportasi publik juga tercermin dari beragam aktivitas masyarakat yang berlangsung di dalam perjalanan KRL. Pernyataan tersebut disampaikan Han dalam rangkaian kegiatan CRRC Commuter Line Drawing and Photography Competition 2026 yang mengangkat tema "Satu Jalur, Sejuta Cerita". Kompetisi tersebut merupakan edisi kedua yang diselenggarakan CRRC Sifang dan melibatkan pelajar serta komunitas pencinta kereta api. Kompetisi menggambar diikuti 1.414 peserta dari 29 sekolah di wilayah Jabodetabek. Sementara itu, kompetisi fotografi diikuti 269 peserta dari 43 komunitas
railfans dan masyarakat umum di seluruh lintas layanan Commuter Line Jabodetabek. Han mengatakan, kegiatan tersebut menjadi salah satu cara untuk melihat perkembangan transportasi publik dari perspektif masyarakat, terutama generasi muda dan komunitas pengguna kereta. "Kami terkesan melihat bagaimana tema 'Satu Jalur, Sejuta Cerita' ditafsirkan dengan begitu beragam. Peserta tidak sekadar menggambar atau memotret kereta, tetapi menangkap manusia dan cerita di dalamnya," katanya. Selain pengembangan armada, CRRC Sifang juga memperkenalkan teknologi perkeretaapian kepada generasi muda melalui kegiatan edukasi. Pada 16 September 2026, CRRC Sifang mengajak siswa dan guru SMPN 3 Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, mengikuti
study tour menggunakan Kereta Cepat Whoosh dari Stasiun Padalarang menuju Stasiun Halim. Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan KRL Commuter Line sebelum mengunjungi Museum Nasional. CRRC Sifang merupakan bagian dari CRRC Corporation Limited yang bergerak di bidang pengembangan teknologi, produksi sarana perkeretaapian dan solusi transportasi modern. Di Indonesia, CRRC Sifang terlibat dalam penyediaan rangkaian Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh serta armada KRL Commuter Line generasi baru.
Baca Juga: Penjualan Mobil Januari-September 2026 Tembus 679.020 Unit, Naik 21% Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News