Penurunan Harga Emas Perhiasan Tahan Laju Inflasi April 2026



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penurunan harga emas perhiasan hingga kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, tercatat membantu menahan laju inflasi pada April 2026 menjadi sebesar 0,13% secara bulanan (month to month/mtm) dan 2,42% secara tahunan (year on year/yoy).

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menyebutkan emas perhiasan menjadi salah satu komoditas yang memberikan andil deflasi, yakni sebesar 0,09% pada April 2026.

Baca Juga: BPJPH Perketat Pengawasan Impor, Temuan Karantina Langsung Diikuti Inspeksi Importir


Ia menjelaskan, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga mengalami deflasi, bahkan menjadi yang terdalam sejak 2020. Penurunan ini terutama didorong oleh turunnya harga emas perhiasan.

Menurut Ateng, harga emas perhiasan pada Maret hingga April 2026 mengalami penurunan seiring pelemahan harga emas di pasar internasional." Emas perhiasan pada Maret dan April mengalami penurunan pada harga internasionalnya, harga emas kembali menurun dibandingkan pada bulan sebelumnya. Secara rinci, emas perhiasan mencatat deflasi sebesar 3,76% pada April 2026 dengan andil ke inflasi hanya sebesar 0,09%. Penurunan harga emas ini lebih dalam dibandingkan bulan sebelumnya, sekaligus memberikan kontribusi signifikan dalam meredam tekanan inflasi secara keseluruhan. Ini lebih dalam jika dibandingkan pada bulan Maret tahun 2026 lalu,” ujarnya dalam konfrensi pers, Senin (4/5/2026)

Padahal sebelumnya, harga emas perhiasan sempat mengalami tren kenaikan panjang selama 30 bulan berturut-turut, yakni sejak September 2023 hingga Februari 2026.

Koreksi harga emas perhiasan menjadi salah satu faktor yang menahan laju inflasi pada April 2026, terutama dari sisi kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya.

Baca Juga: Surplus Neraca Dagang Maret 2026 Melonjak, BPS Ungkap Mesin Pendorongnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News