TANGERANG. Kementerian Pertanian (Kemtan) mencatat adanya penurunan harga-harga produk hortikultura. Seperti bawang merah, cabai, tomat dan jagung pada pertengahan bulan Agustus ini. Penurunan harga produk-produk pangan ini disebabkan sejumlah tanaman hortikultura memasuki masa panen bulan ini. Sementara pada saat bersamaan, pengusaha dan pemerintah tidak memiliki gudang yang dapat menampung produk-produk tersebut dalam jumlah besar dan tahan lama. Sehingga mendorong penurunan harga produk-produk hortikultura di pasaran karena pasokan yang melimpah. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengklaim saat ini harga-harga produk hortikultura turun drastis. Ia mengambil contoh harga bawang merah misalnya sudah turun menjadi Rp 4.000 per kilogram (kg) dari harga tertinggi sebelumnya mencapai Rp 40.000 per kg di pasaran. Demikian juga dengan harga jagung yang turun menjadi tinggal Rp 1.500 - Rp 1.700 per kg dari harga normalnya sekitar Rp 3.300 - Rp 3.500 per kg. "Jadi harga bawang itu turun 1000%, karena itu kita sedang mempersiapkan untuk diekspor," klaim Amran, Kamis (13/8). Rencananya, Mentan akan memanen bawang yang ada di Cirebon, Jawa Barat untuk kemudian diekspor ke sejumlah negara. Demikian juga dengan Jagung, Kemtan telah mengekspornya ke sejumlah negara.
Penurunan harga produk hortikultura rugikan petani
TANGERANG. Kementerian Pertanian (Kemtan) mencatat adanya penurunan harga-harga produk hortikultura. Seperti bawang merah, cabai, tomat dan jagung pada pertengahan bulan Agustus ini. Penurunan harga produk-produk pangan ini disebabkan sejumlah tanaman hortikultura memasuki masa panen bulan ini. Sementara pada saat bersamaan, pengusaha dan pemerintah tidak memiliki gudang yang dapat menampung produk-produk tersebut dalam jumlah besar dan tahan lama. Sehingga mendorong penurunan harga produk-produk hortikultura di pasaran karena pasokan yang melimpah. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengklaim saat ini harga-harga produk hortikultura turun drastis. Ia mengambil contoh harga bawang merah misalnya sudah turun menjadi Rp 4.000 per kilogram (kg) dari harga tertinggi sebelumnya mencapai Rp 40.000 per kg di pasaran. Demikian juga dengan harga jagung yang turun menjadi tinggal Rp 1.500 - Rp 1.700 per kg dari harga normalnya sekitar Rp 3.300 - Rp 3.500 per kg. "Jadi harga bawang itu turun 1000%, karena itu kita sedang mempersiapkan untuk diekspor," klaim Amran, Kamis (13/8). Rencananya, Mentan akan memanen bawang yang ada di Cirebon, Jawa Barat untuk kemudian diekspor ke sejumlah negara. Demikian juga dengan Jagung, Kemtan telah mengekspornya ke sejumlah negara.