Penyaluran KPR BCA Tumbuh 5,2% di Kuartal I-2026, Nilainya Capai Rp 142,4 Triliun



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk terus mendorong penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR). Hingga Maret 2026, KPR BCA tercatat tumbuh 5,2% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp 142,4 triliun.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn mengatakan, BCA tetap konsisten menyalurkan kredit ke berbagai segmen dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta manajemen risiko yang disiplin.

“BCA senantiasa mendorong penyaluran kredit di berbagai segmen dan sektor, dengan tetap memperhatikan prinsip prudential banking,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (1/5/2026).


Baca Juga: Ditinggalkan Bank Swasta, Bisnis Agen Bank Dikuasai Bank Pemerintah

Menurutnya, tren penyaluran kredit, termasuk KPR, pada umumnya sejalan dengan kondisi perekonomian. Oleh karena itu, upaya mendorong permintaan menjadi salah satu fokus perseroan di tengah daya beli masyarakat yang masih bertahap pulih.

Salah satu strategi yang ditempuh adalah melalui ajang BCA Expoversary 2026 yang diperpanjang hingga 30 April 2026 secara online. Dalam program ini, BCA menawarkan berbagai promo menarik untuk mendorong minat masyarakat terhadap pembiayaan properti.

Di antaranya, bunga spesial KPR sebesar 1,69% efektif per tahun fixed satu tahun, disertai diskon provisi 50% dan potongan premi asuransi jiwa sebesar 5%.

“Kami berharap penyelenggaraan BCA Expoversary 2026 dapat meningkatkan volume aplikasi baru dari segmen KPR,” tambahnya.

Baca Juga: CIMB Niaga Cetak Laba Rp 1,76 Triliun, Ini Penyebab Utamanya

Dari sisi kualitas aset, BCA memastikan portofolio KPR tetap terjaga dengan baik. Rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) KPR berada pada level yang terkendali, sejalan dengan NPL gross perseroan yang tercatat sebesar 1,8% pada kuartal I-2026.

Ke depan, BCA optimistis penyaluran KPR masih memiliki ruang untuk tumbuh, seiring dengan perbaikan kondisi ekonomi dan berbagai stimulus yang diberikan untuk mendukung sektor properti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: