Penyaluran Kredit Multiguna Bank BPD DIY Capai Rp4,51 Triliun pada Januari 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank BPD DIY mencatat, penyaluran kredit multiguna hingga Januari 2026 hanya tumbuh di kisaran 2%–3% secara tahunan dengan total outstanding loan (OSL) mencapai Rp4,51 triliun.

“Kredit multiguna secara umum masih tumbuh, namun tidak sesuai harapan. Hanya pada kisaran 2% sampai 3% dengan total OSL mencapai Rp4,510 triliun,” ujar Direktur Pemasaran dan Unit Usaha Syariah BPD DIY, Raden Agus Trimurjanto kepada kontan.co.id, Jumat (20/2/2026).

Menurut Agus, perlambatan tersebut dipengaruhi oleh turunnya daya beli masyarakat serta kecenderungan nasabah menunda pengajuan pinjaman untuk kebutuhan konsumtif.


Baca Juga: Dana Murah Makin Kuat, Bisnis Payroll BPD DIY Tumbuh 6%

Ia menambahkan, secara pola musiman, permintaan kredit multiguna biasanya meningkat menjelang hari raya. Namun untuk tahun ini, kenaikan diperkirakan tidak sekuat periode sebelumnya.

“Berdasarkan siklus tahunan, menjelang hari raya biasanya ada kenaikan permintaan. Tetapi kami prediksikan tidak sebaik waktu-waktu lalu,” katanya.

Pada 2026, BPD DIY menargetkan pertumbuhan kredit multiguna di kisaran 7%–9%. Namun, target tersebut sangat bergantung pada perbaikan kondisi ekonomi daerah.

Baca Juga: Kredit Modal Kerja Bank BPD DIY Ditargetkan Tumbuh 12,9% pada 2026

Agus menjelaskan, perekonomian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sangat bergantung pada sektor pariwisata. Seiring meningkatnya jumlah wisatawan dan belanja wisata (spending money), permintaan kredit konsumtif diharapkan ikut terdongkrak.

“Tahun 2026 kami menargetkan pertumbuhan 7% sampai 9%. Tapi ini harus didukung perbaikan ekonomi. DIY sangat mengandalkan pariwisata. Sepanjang wisatawan terus naik dan spending meningkat, harapannya permintaan kredit konsumer atau multiguna juga ikut meningkat,” jelasnya.

Baca Juga: Bank BPD DIY Catatkan Pertumbuhan Kredit UMKM Sepanjang 2025

Selanjutnya: Goldman Sachs Naikkan Proyeksi Harga Brent ke US$60 & WTI ke US$56 Kuartal IV-2026

Menarik Dibaca: Harga Emas Dunia Lanjut Naik di atas US$ 5.100, Terpicu Tarif AS

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News