Penyaluran Pembiayaan Digital BRI Finance Tumbuh 65% hingga Agustus 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) mencatat pertumbuhan positif pada penyaluran pembiayaan melalui kanal digital hingga Agustus 2026. 

Penyaluran pembiayaan melalui kanal digital meningkat 65% secara YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Corporate Secretary BRI Finance Aditia Fakhri Ramadhani mengatakan, pertumbuhan tersebut didukung antara lain oleh sinergi dengan platform digital BRI yang memperluas akses masyarakat terhadap layanan pembiayaan.


Per Agustus 2026, permintaan dan pembiayaan melalui kanal digital aplikasi menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. 

Pertumbuhan ini antara lain didukung oleh sinergi dengan platform digital BRI, yang memperluas akses masyarakat terhadap layanan pembiayaan serta memberikan proses pengajuan yang lebih mudah dan praktis. 

Baca Juga: BRI Finance Catat NPF Turun Menjadi 1,82% per Juli 2026

"Ke depan, BRI Finance akan terus memperkuat sinergi dan pengembangan ekosistem digital untuk meningkatkan akses serta pengalaman nasabah dalam memperoleh layanan pembiayaan," ungkap Aditia kepada Kontan, Selasa (29/9/2026).

Secara keseluruhan, total disbursement BRI Finance hingga Agustus 2026 meningkat 84,15% secara YoY dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi jenis pembiayaan, pengajuan melalui kanal digital masih didominasi oleh pembiayaan KKB mobil baru (new car). Hal ini sejalan dengan fokus BRI Finance dalam mengembangkan pembiayaan kendaraan baru.

Jenis pembiayaan yang paling banyak diajukan melalui kanal digital didominasi oleh pembiayaan KKB mobil baru (new car). 

"Hal ini sejalan dengan fokus BRI Finance dalam mengembangkan pembiayaan kendaraan baru, didukung oleh sinergi dengan ekosistem dan platform digital BRI yang semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan pembiayaan," kata Aditia.

Baca Juga: BRI Finance Melihat Peluang Besar di Segmen Pembiayaan Mobil Bekas

Meski tumbuh, BRI Finance masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan awareness dan pemahaman masyarakat terhadap proses pengajuan pembiayaan secara digital. Perusahaan juga perlu memastikan proses pengajuan tetap mudah, cepat, dan aman.

Salah satu tantangan dalam mendorong pembiayaan melalui kanal digital adalah meningkatkan awareness dan pemahaman masyarakat terhadap proses pengajuan pembiayaan secara digital, sekaligus memastikan proses tetap mudah, cepat, dan aman. 

"Untuk itu, BRI Finance terus memperkuat sinergi dengan platform digital BRI, melakukan pengembangan dan penyempurnaan user experience, serta meningkatkan edukasi dan komunikasi kepada calon nasabah. Upaya ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan kanal digital secara lebih luas dan mendukung pertumbuhan pembiayaan secara berkelanjutan," jelasnya.

Baca Juga: Rasio Kredit Macet BRI Finance Turun Jadi 1,69%, Pengajuan Pembiayaan Tetap Selektif

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News