Penyaluran Pinjaman Fintech Lending Syariah Rp 1,85 Triliun per Akhir 2025



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran pinjaman fintech peer to peer (P2P) lending syariah sebesar Rp 1,85 triliun per Desember 2025. Nilai itu tercatat tumbuh signifikan.

"Tumbuh sebesar 51,85% secara Year on Year (YoY) per Desember 2025," ungkap Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman dalam keterangan resmi Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) OJK 2026, Jumat (6/2).

Namun, pertumbuhan pinjaman fintech lending per Desember 2025 tercatat melambat, jika dibandingkan pencapaian per November 2025 yang tumbuh sebesar 52,63% secara YoY dengan nilai sebesar Rp 1,87 triliun.


Lebih lanjut, OJK mencatat, aset fintech P2P lending syariah per Desember 2025 sebesar Rp 0,12 triliun atau Rp 120 miliar. Nilai itu mengalami kontraksi 29,41%, jika dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya yang sebesar Rp 0,17 triliun atau Rp 170 miliar. 

Baca Juga: Tumbuh 12,43%, Pembiayaan Multifinance Syariah Rp 30,84 Triliun di Tahun 2025

Sementara itu, Agusman sempat mengatakan OJK melakukan berbagai program kerja dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan fintech lending syariah, antara lain relaksasi batas maksimum pembiayaan untuk mendukung sektor produktif. Ditambah, optimalisasi program sinergi untuk mendorong pembiayaan ke luar Jawa.

Berdasarkan kinerja industri secara keseluruhan, outstanding pembiayaan fintech P2P lending mencapai Rp 96,62 triliun per Desember 2025. Nilai itu tercatat tumbuh sebesar 25,44% secara YoY.

Tingkat risiko kredit macet secara agregat atau TWP90 fintech P2P lending per Desember 2025 tercatat sebesar 4,32%. Adapun angka TWP90 per Desember 2025 membaik tipis, jika dibandingkan dengan posisi November 2025 yang sebesar 4,33%. 

Selanjutnya: Kode Redeem FF Terbaru Kapan Rilis? Cek yang Terbaru Hari ini (9/2) Resmi dari Garena

Menarik Dibaca: Katalog Promo Alfamidi Hemat Satu Pekan 9-15 Februari 2026, Es Krim Beli 2 Hemat!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News