Penyaluran Pinjaman LKM Capai Rp 1,01 Triliun per Februari 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyaluran pinjaman industri Lembaga Keuangan Mikro (LKM) tercatat tumbuh secara bulanan di bulan Frebruari 2026.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Agusman mengatakan penyaluran pinjaman LKM per Februari 2026 mencapai Rp 1,01 triliun. Jumlah ini tumbuh 3,06%, dibandingkan posisi Januari 2026.

"Penyaluran posisi per Januari 2026 sebesar Rp 980 miliar," ucapnya dalam konferensi pers RDK OJK, Senin (6/4/2026).


Baca Juga: OJK Catat Pembiayaan di Bidang PVML Syariah Rp 119,03 Triliun per Februari 2026

OJK mencatat nilai aset LKM per Februari 2026 mencapai Rp 1,57 triliun. Berbeda kondisi dengan kinerja pinjaman, aset LKM per Februari 2026 tercatat mengalami kontraksi sebesar 3,68%, jika dibandingkan posisi per Januari 2026 yang sebesar Rp 1,63 triliun.

Sementara itu, Asosiasi Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Indonesia (Aslindo) menyampaikan industri perlu mewaspadai sejumlah faktor yang dapat memengaruhi kinerja pada 2026.

Ketua Umum Aslindo Burhan menerangkan LKM perlu mewaspadai risiko terjadinya fraud, serta lemahnya pengawasan internal.

"LKM juga perlu mewaspadai tata kelola dan ?kompetensi sumber daya manusia yang lemah," katanya kepada Kontan.

Oleh karena itu, Burhan menekankan seluruh LKM harus bisa membaca tantangan, ancaman, dan kendala di wilayah masing-masing. 

Baca Juga: Penyaluran Pembiayaan Industri Pergadaian Tumbuh 61,78% per Februari 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News