KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pengelola Tabungan Perumahan (BP Tapera) mencatat penyaluran rumah subsidi lewat skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mencapai 140.619 unit. Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho menyampaikan bahwa penyaluran rumah subsidi tersebut merupakan akumulasi mulai 20 Oktober 2024 alias sejak dilantiknya Presiden Prabowo Subianto hingga 26 Maret 2025. “Mulai 20 Oktober 2024 – 25 Maret 2025, progres yang sudah terbangun mulai dari yang masih pembangunan berjalan, ready stock, persetujuan kredit sebelum akad, kemudian akad kredit itu sekitar 62.202 unit. Kemudian yang sudah terealisasi posisi 26 Maret, kurang lebih 140.619 unit,” ujarnya di Gedung Kementerian PKP, Jakarta, Rabu (26/3).
Baca Juga: BP Tapera Telah Salurkan FLPP Sebesar Rp 76,04 triliun Di samping itu, Heru mengungkapkan bahwa pemerintah juga sudah melakukan serah terima akad perumahan secara massal kepada 20.000 kepala keluarga (KK) tenaga pendidik. “Kemarin sudah dilaksanakan program perumahan bagi guru, akad massal dan penyerahan kunci, alokasinya untuk guru 20.000 (unit),” ungkapnya. Selain itu, pemerintah juga bakal mengalokasikan 30.000 unit rumah subsidi bagi tenaga kesehatan di tanah air. Di mana hal tersebut akan dilakukan melalui penandatangan nota kesepahaman antara Kementerian PKP dan Kementerian Kesehatan.