JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memperkirakan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI hingga akhir 2015 dapat mencapai 50%. "Sampai akhir tahun ini, saya rasa anggaran DKI kira-kira bisa sampai 50% dari total keseluruhan APBD DKI 2015 sebesar Rp 69,28 triliun," kata Basuki di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (30/11). Menurut pria yang lebih akrab disapa Ahok itu, penyerapan hanya diperkirakan hingga 50% karena anggaran untuk beberapa program kegiatan telah dikunci atau tidak dapat dijalankan. "Memang ada beberapa anggaran yang sudah saya kunci, tidak bisa digunakan karena belum saya lakukan penyisiran. Lagi pula, saya juga ingin supaya betul-betul mulai tahun depan, kita menerapkan sistem anggaran elektronik atau e-budgeting," ujar Ahok.
Penyerapan APBD DKI Jakarta diperkirakan cuma 50%
JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memperkirakan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI hingga akhir 2015 dapat mencapai 50%. "Sampai akhir tahun ini, saya rasa anggaran DKI kira-kira bisa sampai 50% dari total keseluruhan APBD DKI 2015 sebesar Rp 69,28 triliun," kata Basuki di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (30/11). Menurut pria yang lebih akrab disapa Ahok itu, penyerapan hanya diperkirakan hingga 50% karena anggaran untuk beberapa program kegiatan telah dikunci atau tidak dapat dijalankan. "Memang ada beberapa anggaran yang sudah saya kunci, tidak bisa digunakan karena belum saya lakukan penyisiran. Lagi pula, saya juga ingin supaya betul-betul mulai tahun depan, kita menerapkan sistem anggaran elektronik atau e-budgeting," ujar Ahok.