KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali menegaskan alokasi anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tetap akan berlanjut di tahun 2021. Alokasi tersebut sekitar Rp 372 triliun untuk menangani kesehatan dan stimulus PEN. Staf Khusus Kementerian Keuangan Yustinus Prastowo menjelaskan, pemerintah terus memantau perkembangan berjalannya program-program yang di luncurkan. Sehingga, apabila tidak berjalan, maka tentu akan segera dialihkan ke program yang lebih efektif. Adapun hingga akhir Oktober 2020, Yustinus menyebutkan bahwa total penyaluran PEN secara keseluruhannya telah mencapai 52,8% atau sekitar Rp 367 triliun dari total anggaran Rp 695,2 triliun.
Penyerapan PEN mencapai 52,8% hingga akhir Oktober
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali menegaskan alokasi anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tetap akan berlanjut di tahun 2021. Alokasi tersebut sekitar Rp 372 triliun untuk menangani kesehatan dan stimulus PEN. Staf Khusus Kementerian Keuangan Yustinus Prastowo menjelaskan, pemerintah terus memantau perkembangan berjalannya program-program yang di luncurkan. Sehingga, apabila tidak berjalan, maka tentu akan segera dialihkan ke program yang lebih efektif. Adapun hingga akhir Oktober 2020, Yustinus menyebutkan bahwa total penyaluran PEN secara keseluruhannya telah mencapai 52,8% atau sekitar Rp 367 triliun dari total anggaran Rp 695,2 triliun.