KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Minat investor terhadap Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR015 menunjukkan perbedaan berdasarkan jangka waktu investasi. Menjelang penutupan masa penawaran pada 22 Oktober 2026, kuota tenor 2 tahun berpeluang terserap penuh, sedangkan tenor 4 tahun diperkirakan masih menghadapi tantangan penyerapan. Melansir data transaksi di mitra distribusi Bibit per 19 Oktober 2026 pukul 16.53 WIB, sisa kuota SBR015 tenor 2 tahun tercatat sebesar 14,9%. Sementara itu, sisa kuota tenor 4 tahun masih mencapai 66,5% dari kuota nasional. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengatakan, perbedaan tingkat penyerapan antara kedua tenor tersebut merupakan hal yang wajar, termasuk pada instrumen obligasi lainnya.
Penyerapan SBR015 Tenor 4 Tahun Diprediksi Sulit Penuhi Kuota, Ini Penyebabnya
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Minat investor terhadap Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR015 menunjukkan perbedaan berdasarkan jangka waktu investasi. Menjelang penutupan masa penawaran pada 22 Oktober 2026, kuota tenor 2 tahun berpeluang terserap penuh, sedangkan tenor 4 tahun diperkirakan masih menghadapi tantangan penyerapan. Melansir data transaksi di mitra distribusi Bibit per 19 Oktober 2026 pukul 16.53 WIB, sisa kuota SBR015 tenor 2 tahun tercatat sebesar 14,9%. Sementara itu, sisa kuota tenor 4 tahun masih mencapai 66,5% dari kuota nasional. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengatakan, perbedaan tingkat penyerapan antara kedua tenor tersebut merupakan hal yang wajar, termasuk pada instrumen obligasi lainnya.
TAG: