Per Mei 2026, 18 Fintech Lending Memiliki Angka TWP90 di Atas 5%



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, jumlah penyelenggara fintech peer to peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar) yang memiliki tingkat risiko kredit macet secara agregat atau TWP90 di atas 5% berkurang.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman mengatakan terdapat 18 fintech lending yang memiliki angka TWP90 per Mei 2026.

Jika ditelaah berdasarkan data OJK, jumlahnya berkurang 1 penyelenggara, jika dibandingkan bulan sebelumnya. 


"Per April 2026, OJK mencatat, terdapat 19 penyelenggara fintech lending yang memiliki TWP90 di atas 5%," ujar Agusman dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Jumat (10/7/2026).

Baca Juga: OJK Terbitkan POJK 8/2026, Atur Pelaporan Data Transaksi Pendanaan Fintech Lending

Agusman sempat menyampaikan perubahan jumlah penyelenggara dengan TWP90 di atas 5% dipengaruhi sejumlah faktor, yakni kualitas pembiayaan dan kemampuan bayar borrower.

Oleh karena itu, Agusman menyampaikan industri fintech lending perlu melakukan sejumlah upaya guna menekan angka TWP90 agar tetap terjaga. Dia bilang upayanya, yaitu melakukan penguatan manajemen risiko, credit scoring berbasis data, serta penguatan penagihan dan prinsip kehati-hatian.

Sementara itu, Agusman menuturkan upaya hapus buku dapat dilakukan fintech lending untuk perbaikan TWP90, sepanjang memperoleh persetujuan dari pemberi dana (lender).

Baca Juga: Tumbuh 25,60%, Pembiayaan Fintech Lending Capai Rp 103,73 Triliun per Mei 2026

Menilik secara rinci, berkurangnya penyelenggara yang memiliki TWP90 di atas 5% selaras dengan menurunnya angka TWP90 industri fintech lending. OJK mencatat, angka TWP90 fintech P2P lending per Mei 2026 sebesar 4,42%. 

Angka TWP90 per Mei 2026 terbilang menurun atau membaik, jika dibandingkan dengan posisi April 2026 yang sebesar 4,62%. Adapun angka TWP90 industri per Mei 2026 tercatat meningkat, jika dibandingkan posisi Mei 2025 yang sebesar 3,19%. 

Baca Juga: Kebutuhan UMKM Tinggi, Tapi Pembiayaan Produktif Fintech Diprediksi Masih Tertekan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News