KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Goldman Sachs Group Inc. mempertahankan pandangan bullish terhadap prospek emas, meskipun terjadi aksi jual baru-baru ini. Lembaga keuangan ini memperkirakan harga emas akan naik kembali pada akhir 2026. Analis Goldman Sachs Lina Thomas dan Daan Struyven menulis dalam risetnya, sebagaimana dikutip Bloomberg, Goldman Sachs mempertahankan prospek jangka menengah emas dan memprediksi harga logam mulia ini dapat mencapai US$ 5.400 per ons troi. Goldman Sachs menyebut pembelian berkelanjutan oleh bank sentral juga mendorong harga emas Selain itu, bank sentral Amerika Serikat berpotensi melakukan dua kali pemotongan suku bunga acuan lagi tahun ini, yang juga berpotensi mendorong harga emas.
Perang Berlanjut, Goldman Sachs Pertahankan Prediksi Emas Tembus US$ 5.400
KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Goldman Sachs Group Inc. mempertahankan pandangan bullish terhadap prospek emas, meskipun terjadi aksi jual baru-baru ini. Lembaga keuangan ini memperkirakan harga emas akan naik kembali pada akhir 2026. Analis Goldman Sachs Lina Thomas dan Daan Struyven menulis dalam risetnya, sebagaimana dikutip Bloomberg, Goldman Sachs mempertahankan prospek jangka menengah emas dan memprediksi harga logam mulia ini dapat mencapai US$ 5.400 per ons troi. Goldman Sachs menyebut pembelian berkelanjutan oleh bank sentral juga mendorong harga emas Selain itu, bank sentral Amerika Serikat berpotensi melakukan dua kali pemotongan suku bunga acuan lagi tahun ini, yang juga berpotensi mendorong harga emas.
TAG: