JAKARTA. Pergerakan fluktuatif harga minyak mentah dunia masih terus berlanjut hingga memasuki akhir pekan. Kini pergerakan harga memang cenderung menguat terdorong kekhawatiran pasar akan kisruh yang terjadi di Suriah, Timur Tengah. Mengutip Bloomberg, Jumat (2/10) pukul 15.30 WIB harga minyak kontrak pengiriman November 2015 di bursa New York Mercantile Exchange melesat 1,83% ke level US$ 45,56 per barel dibanding hari sebelumnya. Begitu pun harga masih terkikis 0,30% dalam sepekan terakhir. Yulia Safrina, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures faktor kisruh di Suriah mendukung kenaikan harga. Efek kekacauan di Suriah ini produksi dan distribusi minyak di daerah Timur Tengah bisa terhambat. “Tentunya ini akan menahan laju pasokan di pasar,” tambah Yulia.
Perang Suriah angkat minyak ke US$ 45,56 per barel
JAKARTA. Pergerakan fluktuatif harga minyak mentah dunia masih terus berlanjut hingga memasuki akhir pekan. Kini pergerakan harga memang cenderung menguat terdorong kekhawatiran pasar akan kisruh yang terjadi di Suriah, Timur Tengah. Mengutip Bloomberg, Jumat (2/10) pukul 15.30 WIB harga minyak kontrak pengiriman November 2015 di bursa New York Mercantile Exchange melesat 1,83% ke level US$ 45,56 per barel dibanding hari sebelumnya. Begitu pun harga masih terkikis 0,30% dalam sepekan terakhir. Yulia Safrina, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures faktor kisruh di Suriah mendukung kenaikan harga. Efek kekacauan di Suriah ini produksi dan distribusi minyak di daerah Timur Tengah bisa terhambat. “Tentunya ini akan menahan laju pasokan di pasar,” tambah Yulia.