KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kontrak berjangka indeks saham Amerika Serikat atau futures Wall Street bergerak melemah pada Kamis waktu setempat. Pelaku pasar masih mencerna dampak meluas dari konflik yang semakin memanas di Timur Tengah, setelah pasar sempat mencatatkan pemulihan terbatas sehari sebelumnya. Ketegangan meningkat setelah Iran kembali meluncurkan gelombang baru rudal ke Israel pada hari yang sama. Serangan ini terjadi hanya beberapa jam setelah upaya di Washington untuk menghentikan serangan udara Amerika Serikat menemui jalan buntu. Situasi tersebut mendorong investor kembali mencari aset lindung nilai. Harga emas dan dolar AS terus menguat, sementara obligasi pemerintah AS (Treasuries) mengalami tekanan. Imbal hasil (yield) obligasi tenor 10 tahun bahkan naik ke level tertinggi sejak awal Februari.
Perang Timur Tengah Memanas, Kontrak Berjangka Wall Street Kembali Tertekan
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kontrak berjangka indeks saham Amerika Serikat atau futures Wall Street bergerak melemah pada Kamis waktu setempat. Pelaku pasar masih mencerna dampak meluas dari konflik yang semakin memanas di Timur Tengah, setelah pasar sempat mencatatkan pemulihan terbatas sehari sebelumnya. Ketegangan meningkat setelah Iran kembali meluncurkan gelombang baru rudal ke Israel pada hari yang sama. Serangan ini terjadi hanya beberapa jam setelah upaya di Washington untuk menghentikan serangan udara Amerika Serikat menemui jalan buntu. Situasi tersebut mendorong investor kembali mencari aset lindung nilai. Harga emas dan dolar AS terus menguat, sementara obligasi pemerintah AS (Treasuries) mengalami tekanan. Imbal hasil (yield) obligasi tenor 10 tahun bahkan naik ke level tertinggi sejak awal Februari.
TAG: