Perbaiki Kinerja Bisnis Tahun 2024, Ini yang Dilakukan Mitra Pack (PTMP)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mitra Pack Tbk (PTMP) sepanjang 2023 berhasil meraup laba hingga Rp8,40 miliar. Sayangnya, jika dibandingkan dengan laba tahun 2022, turun 26% yang senilai Rp11,47 miliar. 

Melansir dari Bursa Efek Indonesia (BEI) laba per saham PTMP pun terkoreksi menjadi Rp3,18 dari periode sama tahun sebelumnya yang berada di angka Rp12,651.

Meski laba turun, perseroan justru mencatat penjualan bersih Rp152,99 miliar, atau meningkat 12% dari periode sama tahun sebelumnya yang senilai Rp136,03 miliar.


Baca Juga: Jadi Anggota LQ45, Mitra Pack (PTMP) Alokasikan 40% Laba Bersih Untuk Dividen

Direktur Utama PT Mitra Pack Tbk (PTMP) Edward Kusuma, guna memperbaiki kinerja tahun ini perseroan telah menyiapkan sejumlah strategi. 

“Yang pertama, kami akan meningkatkan pertumbuhan eksplorasi secara agresif. Perseroan melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi produk keperluan retail market, dengan target pertumbuhan omzet sebesar 15%,” ungkap Edward saat dihubungi Kontan, Kamis (14/03).

Yang kedua, Mitra Pack tahun ini juga akan melakukan penambahan produk baru lewat entitas anak serta penambahan teknologi baru yang strategis, seperti UV Laser dan Automatic Cartoning Machine yang dapat meningkatkan kapasitas produksi untuk aneka industri.

“Yang ketiga, kita akan melakukan aliansi strategis untuk ekspansi bisnis baru. Perseroan telah melakukan penjajakan untuk melakukan aliansi strategis pengembangan produk lokal untuk guna menambah portofolio bisnis Perseroan,” tambahnya.

Keempat adalah melakukan pengembangan kapabilitas dan optimasi portofolio

Perseroan telah mengembangkan kapabilitas in house R&D dan inovasi untuk menjawab tantangan operasional, serta terus melakukan perbaikan kinerja dan restrukturisasi bisnis subsidiaries guna menopang bisnis Perseroan secara konsolidasi.

Kemudian, terkait penurunan laba, Edward mengatakan ini disebabkan karena adanya kenaikan Beban Pokok Penjualan (COGS) sebesar 8,87% yang seiring dengan peningkatan sales, juga adanya peningkatan beban usaha seperti beban penjualan sebesar 47,59%.

“Sebagian besar dari pembetulan pajak di tahun 2018 dan 2019, yang dikenakan sekitar Rp 3 miliar yang ter-reflect di beban umum dan administrasi dengan akhirnya ada kenaikan YoY sebesar 28,66% serta beban lain-lain serta beban keuangan jika dibandingkan dengan tahun 2022,” jelasnya.

 
PTMP Chart by TradingView

Terkait anggaran belanja atau capital expenditure (capex) Mitra Pack menganggarkan dana sekitar Rp 4 miliar hingga 5 miliar.

“Yang nantinya akan dialokasikan untuk pembelian mesin-mesin untuk rental, perbaikan gudang dan maintenance gedung serta kantor operasional dan cabang, serta pembelian kendaraan operasional,” ungkap Edward.

Mitra Pack ungkap dia juga sedang menjajaki pasar ekspor, dan sedang berjalan dengan lisensi melalui sister company mereka, PT Digital Koding Solusindo. Beberapa negara yang akan menjadi target ekspor adalah Vietnam, Malaysia, Filipina, Thailand, Myanmar, Amerika Selatan, dan negara lain yang secara umum memiliki industri besar di dunia. 

“Dan tahun ini, kami ada target pertumbuhan penjualan sebesar 20-25% dengan pertumbuhan laba minimal 5-10%,” tutup Edward.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .