JAKARTA. Jumlah kredit perbankan yang belum dicairkan (undisbursed loan) terus meningkat. Hingga Maret 2011, jumlah dana idle bank mencapai Rp 623,2 triliun. Angka ini lebih tinggi 12% dari posisi akhir 2010. Bank mengklaim, minat debitur dalam mengajukan permintaan kredit masih belum maksimal. Bahkan saat bunga kredit sudah semakin landai. “Ada dilema dalam hal ini, jika bank memaksakan debitur menerima kredit, bubble ekonomi bisa terjadi. Meski secara kinerja, bank berhasil mencapai target yang dipatok,” ujar Ketua Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (PERBANAS), Sigit Pramono.
Perbanas : Selama sektor riil belum siap, undisbursed loan masih akan tinggi
JAKARTA. Jumlah kredit perbankan yang belum dicairkan (undisbursed loan) terus meningkat. Hingga Maret 2011, jumlah dana idle bank mencapai Rp 623,2 triliun. Angka ini lebih tinggi 12% dari posisi akhir 2010. Bank mengklaim, minat debitur dalam mengajukan permintaan kredit masih belum maksimal. Bahkan saat bunga kredit sudah semakin landai. “Ada dilema dalam hal ini, jika bank memaksakan debitur menerima kredit, bubble ekonomi bisa terjadi. Meski secara kinerja, bank berhasil mencapai target yang dipatok,” ujar Ketua Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (PERBANAS), Sigit Pramono.