KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyaluran kredit dari perbankan mulai berangsur pulih. Tercatat, kredit perbankan nasional berhasil tumbuh sebesar 3,24% secara year on year atau senilai Rp 5,65 triliun per Oktober 2021. Dengan ekspektasi pemulihan ekonomi ke depan, penyaluran kredit diprediksi semakin tumbuh. Ada kekhawatiran ketika perbankan mulai salurkan kredit, pasar obligasi negara akan kena imbas dari aksi jual kelompok perbankan. Apalagi, saat ini kepemilikan perbankan di SBN yang dominan. Merujuk data Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR), pada awal tahun 2021, kepemilikan bank di SBN mencapai 36,62%. Namun, per 9 Desember sudah menyusut menjadi 35,26%.
Perbankan mulai lepas kepemilikan SBN, begini efeknya ke pasar obligasi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyaluran kredit dari perbankan mulai berangsur pulih. Tercatat, kredit perbankan nasional berhasil tumbuh sebesar 3,24% secara year on year atau senilai Rp 5,65 triliun per Oktober 2021. Dengan ekspektasi pemulihan ekonomi ke depan, penyaluran kredit diprediksi semakin tumbuh. Ada kekhawatiran ketika perbankan mulai salurkan kredit, pasar obligasi negara akan kena imbas dari aksi jual kelompok perbankan. Apalagi, saat ini kepemilikan perbankan di SBN yang dominan. Merujuk data Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR), pada awal tahun 2021, kepemilikan bank di SBN mencapai 36,62%. Namun, per 9 Desember sudah menyusut menjadi 35,26%.