KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memastikan ketahanan industri perbankan nasional tetap solid di tengah meningkatnya ketidakpastian global, termasuk dampak konflik di kawasan Timur Tengah. Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menegaskan bahwa kondisi sektor perbankan Indonesia masih berada dalam posisi yang kuat. Hal ini ditopang oleh likuiditas yang memadai, permodalan yang kokoh, serta risiko kredit yang tetap terkendali. “Ketahanan perbankan tetap kuat dan mampu memitigasi berbagai risiko, termasuk dampak rambatan gejolak global,” ujar Perry dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Selasa (17/3/2026).
Perbankan Nasional Tetap Kuat di Tengah Gejolak Global, Ini Kata BI
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memastikan ketahanan industri perbankan nasional tetap solid di tengah meningkatnya ketidakpastian global, termasuk dampak konflik di kawasan Timur Tengah. Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menegaskan bahwa kondisi sektor perbankan Indonesia masih berada dalam posisi yang kuat. Hal ini ditopang oleh likuiditas yang memadai, permodalan yang kokoh, serta risiko kredit yang tetap terkendali. “Ketahanan perbankan tetap kuat dan mampu memitigasi berbagai risiko, termasuk dampak rambatan gejolak global,” ujar Perry dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Selasa (17/3/2026).
TAG:
- Bank Indonesia
- Kredit Umkm
- Perry Warjiyo
- kredit investasi
- pertumbuhan kredit
- rasio kecukupan modal
- undisbursed loan
- kredit modal kerja
- industri perbankan
- kredit konsumsi
- kebijakan makroprudensial
- kredit perbankan
- Dana Pihak Ketiga
- Sektor Perbankan
- Rasio NPL
- BI
- KSSK
- Stabilitas Sistem Keuangan
- Non-Performing Loan
- DPK
- likuiditas bank
- Permodalan Bank
- Gejolak global
- CAR Bank
- Ketahanan Perbankan
- Stress Test BI
- AL/DPK