KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tahun lalu, perbankan Indonesia semakin giat menunjukkan komitmennya terhadap sektor hijau melalui pembiayaan berkelanjutan dan berbagai inisiatif ramah lingkungan. Langkah ini sejalan dengan meningkatnya perhatian terhadap ekonomi rendah karbon dan pembangunan berkelanjutan di Tanah Air. Salah satu contoh nyata datang dari Bank Central Asia (BCA). Bank swasta terbesar ini mencatat pertumbuhan kredit hijau yang positif, mencapai 14,5% secara tahunan (year-on-year/yoy) hingga akhir 2025, dengan total nilai Rp 113 triliun. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 13,8% yoy. Capaian ini sejalan dengan tren positif kredit berkelanjutan BCA yang pada 2025 sudah setara 25,8% dari total portofolio pembiayaan bank, atau senilai Rp 255 triliun.
Perbankan Perkuat Komitmen di Sektor Hijau, Kredit Ramah Lingkungan Terus Tumbuh
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tahun lalu, perbankan Indonesia semakin giat menunjukkan komitmennya terhadap sektor hijau melalui pembiayaan berkelanjutan dan berbagai inisiatif ramah lingkungan. Langkah ini sejalan dengan meningkatnya perhatian terhadap ekonomi rendah karbon dan pembangunan berkelanjutan di Tanah Air. Salah satu contoh nyata datang dari Bank Central Asia (BCA). Bank swasta terbesar ini mencatat pertumbuhan kredit hijau yang positif, mencapai 14,5% secara tahunan (year-on-year/yoy) hingga akhir 2025, dengan total nilai Rp 113 triliun. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 13,8% yoy. Capaian ini sejalan dengan tren positif kredit berkelanjutan BCA yang pada 2025 sudah setara 25,8% dari total portofolio pembiayaan bank, atau senilai Rp 255 triliun.
TAG:
- Energi Baru Terbarukan
- Permata Bank
- pembiayaan berkelanjutan
- kendaraan listrik
- investasi hijau
- green financing
- Kredit hijau
- Bank Central Asia
- Ekonomi Rendah Karbon
- pembiayaan ramah lingkungan
- BCA kredit hijau
- Permata Bank kredit hijau
- BTN rumah rendah emisi
- ESG perbankan
- portofolio bank berkelanjutan