KONTAN.CO.ID - POCO M8 Pro dan POCO M8 akhirnya resmi diperkenalkan ke publik. Dua produk kelas menengah ini dipastikan akan tampil sangat menonjol sepanjang tahun 2026. Dari segi nama pun sudah bisa dilihat bahwa POCO M8 Pro akan tampil untuk bersaing di kelas yang lebih premium, didukung oleh chipset kelas menengah atas. Sementara itu, POCO M8 adalah versi standar yang memiliki harga paling terjangkau. Model ini diprediksi akan sangat populer, termasuk di pasar Indonesia.
Chipset dan Performa
POCO M8 Pro ditenagai Snapdragon 7s Gen 4, chipset yang berada satu tingkat di atas Snapdragon 6 Gen 3 milik POCO M8. Perbedaan ini jelas berdampak langsung pada performa harian maupun multitasking berat. Versi Pro juga menawarkan konfigurasi RAM hingga 12GB dengan penyimpanan mencapai 512GB, menjadikannya lebih siap untuk penggunaan intensif dan jangka panjang. Sementara itu, versi standar dibatasi pada RAM hingga 8GB. Meski lebih kecil, kemampuannya jelas masih sangat layak untuk penggunaan harian, tetapi tidak sefleksibel versi Pro. Baca Juga: POCO M8 5G Rilis Global: Kamera 108 MP, Snapdragon 6 Gen 3, Harga Mulai Rp 4,1 JutaLayar
Dari sisi layar, POCO M8 Pro unggul secara teknis. Versi ini menggunakan panel OLED 6,83 inci beresolusi 1.5K, lengkap dengan Dolby Vision dan refresh rate 120Hz. Resolusi yang lebih tinggi membuat tampilan konten terlihat lebih tajam. POCO M8 menggunakan layar AMOLED 6,77 inci Full HD+ dengan refresh rate yang sama-sama mencapai 120Hz. Meski resolusinya lebih rendah, tingkat kecerahan puncak kedua ponsel ini setara di angka 3.200 nits, sehingga visibilitas luar ruangan tetap sangat baik. Baca Juga: POCO M8 Pro 5G Resmi Rilis: Spesifikasi Monster, Harga Rp 5 JutaanPOCO M8 5G
© Foto oleh POCO Global