KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) terus berupaya mempercepat ekspansi jaringan layanan laboratorium. Hingga saat ini, perseroan telah mengoperasikan 37 jaringan layanan di berbagai daerah dan menyiapkan penambahan lima gerai baru sepanjang 2026. "Untuk mendukung ekspansi tersebut, DGNS telah mengalokasikan belanja modal (capex) sekitar Rp 13 miliar," kata Direktur Utama Diagnos Laboratorium Indonesia, Fergus Richard, Sabtu (31/1). Saat ini, DGNS telah bekerja sama dengan sekitar 200 rumah sakit dan 2.600 dokter, dengan volume pemeriksaan mencapai sekitar 900.000 pemeriksaan per tahun. Sebanyak 80% bisnis DGNS berasal dari business to business (B2B).
Percepat Ekspansi, DGNS Mengalokasikan Belanja Modal (Capex) Rp 13 Miliar
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) terus berupaya mempercepat ekspansi jaringan layanan laboratorium. Hingga saat ini, perseroan telah mengoperasikan 37 jaringan layanan di berbagai daerah dan menyiapkan penambahan lima gerai baru sepanjang 2026. "Untuk mendukung ekspansi tersebut, DGNS telah mengalokasikan belanja modal (capex) sekitar Rp 13 miliar," kata Direktur Utama Diagnos Laboratorium Indonesia, Fergus Richard, Sabtu (31/1). Saat ini, DGNS telah bekerja sama dengan sekitar 200 rumah sakit dan 2.600 dokter, dengan volume pemeriksaan mencapai sekitar 900.000 pemeriksaan per tahun. Sebanyak 80% bisnis DGNS berasal dari business to business (B2B).