Perdagangan Derivatif Berisiko Tinggi, Bitget Sediakan Akun Demo



KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Seiring meningkatnya akses investor terhadap pasar global, perdagangan instrumen keuangan berbasis derivatif semakin berkembang. Namun, transaksi menggunakan fasilitas leverage berisiko tinggi karena dapat memperbesar keuntungan sekaligus kerugian.

Pemahaman mengenai mekanisme perdagangan dan manajemen risiko menjadi penting sebelum investor menggunakan dana sungguhan. Maka, platform perdagangan aset kripto, Bitget, meluncurkan akun demo untuk produk contract for difference (CFD).

Fasilitas ini memungkinkan pengguna melakukan simulasi perdagangan forex, logam mulia, indeks global, komoditas, hingga kripto menggunakan data pasar secara real time.


Dalam simulasi tersebut, pengguna memperoleh saldo virtual awal sebesar 10.000 USDT yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Akun demo tersedia melalui aplikasi dan situs web Bitget tanpa memerlukan verifikasi identitas tambahan.

Melalui fasilitas ini, pengguna dapat mempelajari mekanisme leverage, persyaratan margin, spread, biaya transaksi, hingga risiko likuidasi. Pengguna juga dapat menguji strategi perdagangan sebelum menerapkannya pada transaksi sebenarnya.

Baca Juga: OJK Ungkap Perkembangan Reformasi Pasar Modal dan Penegakan Hukum

CEO Bitget, Gracy Chen mengatakan, pemahaman mengenai pergerakan harga saja tidak cukup bagi trader yang ingin memasuki pasar baru.“Trader juga perlu memahami mekanisme trading, istilah, dan manajemen risiko yang berlaku,” ujar Gracy dalam keterangannya, Jumat (16/10).

Menurutnya, simulasi tersebut menggunakan kuotasi harga, aturan leverage, dan mekanisme likuidasi yang sama dengan perdagangan CFD sebenarnya.

Peluncuran akun demo ini melanjutkan pengembangan layanan CFD Bitget sepanjang 2026. Meski demikian, perdagangan CFD tetap memiliki risiko tinggi. Hasil simulasi menggunakan dana virtual juga tidak menjamin hasil yang sama ketika pengguna melakukan transaksi dengan modal sebenarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News