KONTAN.CO.ID - HANOI. Perdagangan kopi di Vietnam tetap lesu pada Kamis, karena para petani menahan penjualan dengan harapan harga kembali naik. Tapi permintaan mulai menguat sejalan dengan langkah eksportir yang mulai memenuhi kewajiban pengiriman. Sementara itu, premi kopi di Indonesia mengalami kenaikan. Di dataran tinggi Tengah Vietnam, petani menjual biji kopi dengan harga 97.500–98.200 dong per kg (sekitar US$ 3,71–US$ 3,74). Harga kopi Robusta untuk pengiriman Maret ditutup turun US$ 68 menjadi US$ 3.939 pada penutupan Rabu. Seorang pedagang di wilayah perkebunan kopi mengatakan, permintaan kuat karena eksportir kembali beraktivitas setelah libur, tetapi pasokan sangat terbatas. "Petani saat ini tidak terlalu tertekan untuk menjual karena mereka juga bisa mendapat penghasilan dari durian, sehingga cenderung menahan biji dan meminta harga lebih tinggi,” ujar pedagang dikutip Reuters.
Perdagangan Kopi Lesu, Petani Tahan Penjualan Tunggu Harga Naik
KONTAN.CO.ID - HANOI. Perdagangan kopi di Vietnam tetap lesu pada Kamis, karena para petani menahan penjualan dengan harapan harga kembali naik. Tapi permintaan mulai menguat sejalan dengan langkah eksportir yang mulai memenuhi kewajiban pengiriman. Sementara itu, premi kopi di Indonesia mengalami kenaikan. Di dataran tinggi Tengah Vietnam, petani menjual biji kopi dengan harga 97.500–98.200 dong per kg (sekitar US$ 3,71–US$ 3,74). Harga kopi Robusta untuk pengiriman Maret ditutup turun US$ 68 menjadi US$ 3.939 pada penutupan Rabu. Seorang pedagang di wilayah perkebunan kopi mengatakan, permintaan kuat karena eksportir kembali beraktivitas setelah libur, tetapi pasokan sangat terbatas. "Petani saat ini tidak terlalu tertekan untuk menjual karena mereka juga bisa mendapat penghasilan dari durian, sehingga cenderung menahan biji dan meminta harga lebih tinggi,” ujar pedagang dikutip Reuters.