KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang mengakhiri konflik di Timur Tengah membawa harapan baru bagi industri pelayaran global. Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, Iran membuka kembali perlintasan di Selat Hormuz dan mengumumkan pembebasan biaya bagi kapal-kapal yang melintasi jalur strategis tersebut selama 60 hari. Bagi industri asuransi umum di Indonesia, khususnya lini marine cargo, pembukaan kembali Selat Hormuz dinilai menjadi sentimen positif setelah sebelumnya sektor ini menghadapi tekanan akibat meningkatnya risiko geopolitik di kawasan. Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Budi Herawan mengatakan meningkatnya ketidakpastian geopolitik, gangguan jalur pelayaran, kenaikan biaya logistik, serta penyesuaian premi risiko perang (war risk) menjadi salah satu faktor yang menekan kinerja asuransi marine cargo pada kuartal I-2026.
Perdamaian AS-Iran dan Pembukaan Selat Hormuz Jadi Angin Segar Asuransi Marine Cargo
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang mengakhiri konflik di Timur Tengah membawa harapan baru bagi industri pelayaran global. Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, Iran membuka kembali perlintasan di Selat Hormuz dan mengumumkan pembebasan biaya bagi kapal-kapal yang melintasi jalur strategis tersebut selama 60 hari. Bagi industri asuransi umum di Indonesia, khususnya lini marine cargo, pembukaan kembali Selat Hormuz dinilai menjadi sentimen positif setelah sebelumnya sektor ini menghadapi tekanan akibat meningkatnya risiko geopolitik di kawasan. Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Budi Herawan mengatakan meningkatnya ketidakpastian geopolitik, gangguan jalur pelayaran, kenaikan biaya logistik, serta penyesuaian premi risiko perang (war risk) menjadi salah satu faktor yang menekan kinerja asuransi marine cargo pada kuartal I-2026.
TAG: