KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) kedatangan sejumlah emiten baru pada hari ini, Selasa (8/8). PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham GRIA. Pergerakan saham GRIA sejak awal perdagangan hingga tutup pasar terhitung volatile. Dari harga initial public offering (IPO) sebesar Rp 120 per saham, GRIA sempat turun hingga Rp 102 per saham dan menyentuh level tertinggi Rp 139 per saham. Pada pukul 15.20 WIB, harga saham GRIA melemah 2,5% menjadi Rp 117 per saham.
GRIA menawarkan saham sebanyak 1,72 miliar saham pada IPO dengan harga penawaran Rp 120 per saham. Alhasil, Ingria Pratama meraup dana IPO Rp 207 miliar. Direktur GRIA Irwansyah Hakim Noor mengatakan, sekitar Rp152 miliar dari dana hasil IPO akan digunakan pembayaran utang kepada pihak ketiga. Ingria akan menggunakan sekitar Rp 35 miliar dana IPO untuk pembangunan proyek di Pulau Kalimantan, serta sisanya untuk biaya emisi dan biaya operasional perseroan. Adapun penggunaan dana dari utang kepada pinak ketiga tersebut adalah digunakan untuk ekspansi bisnis. Baca Juga: Intip Rencana Bisnis Ingria Pratama Capitalindo (GRIA) Usai IPO "Kami berkomitmen untuk dapat memenuhi harapan dari pemegang saham, untuk ke depannya kami dapat membukukan pendapatan dan laba yang lebih baik, agar dapat membagikan dividen, selain itu harapan kami setelah listing agar tata kelola GRIA dapat berjalan lebih baik sesuai dengan prinsip GCG,” ujar Irwansyah.