Perdana Gapuraprima (GPRA) Targetkan Marketing Sales Rp 550 Miliar di 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) membidik pertumbuhan marketing sales sebesar 10% pada tahun 2026. Manajemen memproyeksikan perolehan sebesar Rp 550 miliar di sepanjang tahun. 

Presiden Direktur Perdana Gapuraprima, Arvin F. Iskandar mengatakan, kinerja perusahaan sepanjang 2025 tergolong cukup baik, termasuk dari sisi marketing sales. 

Maka dari itu, pihaknya cukup optimistis dapat mencapai pertumbuhan positif di tahun ini, yang ditopang oleh sejumlah proyek landed residential perseroan. 


Baca Juga: Amdal Segera Rampung, Proyek Abadi Masela Siap Groundbreaking Sebelum Lebaran

“Target kita meningkat dari tahun sebelumnya lebih kurang 10%. Ditopang dari proyek landed residential di Bogor, Bukit Cemanggu City, kemudian di Cilegon, Metro Cilegon, kemudian di Tangerang, Spring Garden, dan lain-lain,” ungkap Arvin, kepada Kontan.co.id, Rabu (11/2/2026). 

Outlook pasar properti tahun ini juga didukung oleh  kebijakan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) 100%. Menurutnya, kebijakan ini dapat meningkatkan daya beli masyarakat, khususnya untuk segmen menengah ke bawah.

“Otomatis dengan adanya free PPN DTP 11%, rakyat akan lebih affordable untuk membeli rumah untuk kalangan menengah ke bawah,” ujarnya.

Optimisme tersebut juga sejalan dengan program pemerintah membangun 3 juta rumah serta backlog perumahan yang masih besar, sekitar 11 juta unit.

Baca Juga: Kadin: Reformasi Perizinan dan Industri Padat Karya Jadi PR Utama Pemerintah 2026

Meski demikian, perusahaan tetap mencermati sejumlah tantangan pada 2026. Kenaikan harga bahan bangunan menjadi salah satu tekanan utama yang berpotensi meningkatkan biaya produksi.

Selain itu, tingkat persetujuan kredit pemilikan rumah (KPR) juga masih relatif rendah, di mana angkanya hanya mencapai 20%-30% dari total aplikasi yang masuk/ 

“Yang kedua adalah approval KPR dari konsumen, karena 95% penjualan landed residential ini di-support oleh KPR dari perbankan, di mana approval perbankan ini masih sangat minim, hanya 20%–30% dari aplikasi yang masuk,” katanya.

Selanjutnya: Minyak Naik 0,8%, Pasar Cemas Negosiasi AS-Iran dan Stok AS

Menarik Dibaca: Promo Alfamart Munggahan Fair 1-15 Februari 2026, Kebutuhan Dapur Diskon hingga 40%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News