KONTAN.CO.ID - OTTAWA. Pemerintah Kanada mengambil langkah drastis untuk memperkuat kedaulatan ekonomi dan pertahanan nasionalnya. Dalam sebuah pidato krusial, ditegaskan bahwa era di mana militer Kanada mengirimkan 70 persen dari setiap dolar anggaran pertahanan ke Amerika Serikat (AS) telah resmi berakhir. Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengungkapkan hal ini dalam pidato Konvensi Nasional Liberal 2026, pada 12 April 2026, yang diunggah di akun youtube pribadinya. Sebagai gantinya, pemerintah Kanada akan menerapkan kebijakan "Beli Produk Kanada" secara otomatis untuk setiap pengeluaran anggaran federal. "Kami akan membangun Kanada yang kuat dengan baja Kanada, aluminium Kanada, kayu Kanada, dan yang terpenting, pekerja Kanada," tegas Carney dalam pidato tersebut.
Investasi Jumbo dan Proyek Strategis
Tidak tanggung-tanggung, PM Carney mengklaim Kanada telah mengumumkan 14 inisiatif pembangunan bangsa yang didukung oleh investasi baru dengan nilai melampaui US$ 100 miliar atau setara dengan Rp 1.570 triliun. Proyek ini diproyeksikan bakal menyerap lebih dari setengah juta lapangan kerja. Selain itu, strategi industri pertahanan baru diharapkan mampu mengkatalisasi investasi hingga setengah triliun dolar atau US$ 500 miliar, yang akan memperkuat sektor kedirgantaraan hingga pengembangan Kecerdasan Buatan (AI), sekaligus menciptakan 125.000 lapangan kerja baru. Di sektor perdagangan, PM Kanada menyatakan, pihaknya menargetkan diversifikasi pasar dengan ambisi menggandakan ekspor non-AS dalam satu dekade ke depan. Nilainya mencapai US$ 300 miliar dalam bentuk pesanan baru untuk sumber daya dan barang-barang manufaktur Kanada. Baca Juga: Amerika Serikat Akan Meluncurkan Fase Baru Operasi di VenezuelaEfisiensi Birokrasi dan Dukungan Sosial
Guna mendanai ambisi besar ini, pemerintah melakukan penghematan anggaran pembayar pajak sebesar $60 miliar melalui peningkatan produktivitas birokrasi. Di saat yang sama, beban masyarakat kelas menengah diringankan melalui pemotongan pajak bagi 22 juta warga dan peluncuran Program Bantuan Bahan Makanan untuk 12 juta warga yang paling terdampak inflasi. Sektor pariwisata domestik juga melaporkan performa gemilang dengan rekor baru: Pertama, Peningkatan 50.000 perjalanan kereta api. Kedua, Kenaikan kunjungan taman nasional sebesar 13%. Ketiga Lonjakan kunjungan museum nasional hingga 15%. Baca Juga: Militer AS Serang Kapal Narkoba di Pasifik Timur, Delapan Orang TewasVisi AI untuk Semua
Trump Ancam Kanada dengan Tarif 100%, Jika Deal China?
© 2026 Konten oleh Kontan