EKONOMI Jepang kembali mengkhawatirkan dengan ekspor yang kembali menukik. Ironinya ini merupakan penurunan dalam delapan bulan terakhir. Seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (20/6), ekspor Jepang Mei 2016 turun 11,3% dibanding Mei 2015 silam. Penurunan ini disebabkan oleh menukiknya penurunan ke China, Amerika Serikat dan Eropa. Tidak hanya ekspor, impor Jepang pun turun 13,8% yang kemudian menyebabkan neraca perdagangan Jepang mengalami defisit US$ 389 juta. “Lemahnya ekspor terjadi karena permintaan dari luar negeri memang turun dan efeknya yen pun akan ikut melemah,” kata Atsushi Takeda, Ekonom Itochu Corp di Tokyo, seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (20/6).
Perekonomian Jepang kembali mengkhawatirkan
EKONOMI Jepang kembali mengkhawatirkan dengan ekspor yang kembali menukik. Ironinya ini merupakan penurunan dalam delapan bulan terakhir. Seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (20/6), ekspor Jepang Mei 2016 turun 11,3% dibanding Mei 2015 silam. Penurunan ini disebabkan oleh menukiknya penurunan ke China, Amerika Serikat dan Eropa. Tidak hanya ekspor, impor Jepang pun turun 13,8% yang kemudian menyebabkan neraca perdagangan Jepang mengalami defisit US$ 389 juta. “Lemahnya ekspor terjadi karena permintaan dari luar negeri memang turun dan efeknya yen pun akan ikut melemah,” kata Atsushi Takeda, Ekonom Itochu Corp di Tokyo, seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (20/6).