KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Peremajaan sawit rakyat menjadi salah satu upaya meningkatkan produktivitas perkebunan kelapa sawit nasional. Selain dukungan pendanaan, percepatan program ini membutuhkan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah serta keterlibatan berbagai pihak agar semakin banyak pekebun dapat mengakses bantuan. Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mencatat, realisasi program peremajaan sawit rakyat secara nasional mencapai 438.217 hektare (ha) hingga 30 September 2026. Program tersebut telah menjangkau 196.846 pekebun, dengan total dana bantuan sebesar Rp 12,48 triliun. Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu BPDP, Normansyah Hidayat Syahruddin mengatakan, pelaksanaan peremajaan sawit rakyat melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, koperasi, perusahaan swasta, dan perusahaan pemerintah.
Peremajaan Sawit Rakyat Jangkau 196.846 Pekebun, BPDP Kucurkan Dana Rp 12,48 Triliun
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Peremajaan sawit rakyat menjadi salah satu upaya meningkatkan produktivitas perkebunan kelapa sawit nasional. Selain dukungan pendanaan, percepatan program ini membutuhkan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah serta keterlibatan berbagai pihak agar semakin banyak pekebun dapat mengakses bantuan. Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mencatat, realisasi program peremajaan sawit rakyat secara nasional mencapai 438.217 hektare (ha) hingga 30 September 2026. Program tersebut telah menjangkau 196.846 pekebun, dengan total dana bantuan sebesar Rp 12,48 triliun. Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu BPDP, Normansyah Hidayat Syahruddin mengatakan, pelaksanaan peremajaan sawit rakyat melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, koperasi, perusahaan swasta, dan perusahaan pemerintah.