KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Mengawali kegiatannya, Komunitas Perempuan Tangguh Indonesia mengadakan program pelatihan wirausaha berbasis kuliner yang kali ini ditujukan ke para disabilitas tuna tuli. Bekerjasama dengan sekolah HighscopeBintaro, pelatihan diberikan kepada para disabilitas untuk membantu mengatasi para pebisnis tuna tuli saat ekonomi terpapar pandemi Covid-19. Dede Radinal dari PerempuanTangguh Indonesia (PTI) menjelaskan, PTI berfokus pada tiga lingkup program, yaitu; sosial, pendidikan dan pemberdayaan umkm. “Kegiatan yang baru kami luncurkan ini merupakan kombinasi lingkup pendidikan dan pemberdayaan umkm dengan menambah soft skill teman-teman tuli di DKI Jakarta, “ ujar Dede, Selasa (11/8). Targetnya, Perempuan Tangguh Indonesia akan memberikan pelatihan secara daring dan luring masing-masing tiga kali.
Perempuan Tangguh adakan pelatihan wirausaha disabilitas tuna tuli
KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Mengawali kegiatannya, Komunitas Perempuan Tangguh Indonesia mengadakan program pelatihan wirausaha berbasis kuliner yang kali ini ditujukan ke para disabilitas tuna tuli. Bekerjasama dengan sekolah HighscopeBintaro, pelatihan diberikan kepada para disabilitas untuk membantu mengatasi para pebisnis tuna tuli saat ekonomi terpapar pandemi Covid-19. Dede Radinal dari PerempuanTangguh Indonesia (PTI) menjelaskan, PTI berfokus pada tiga lingkup program, yaitu; sosial, pendidikan dan pemberdayaan umkm. “Kegiatan yang baru kami luncurkan ini merupakan kombinasi lingkup pendidikan dan pemberdayaan umkm dengan menambah soft skill teman-teman tuli di DKI Jakarta, “ ujar Dede, Selasa (11/8). Targetnya, Perempuan Tangguh Indonesia akan memberikan pelatihan secara daring dan luring masing-masing tiga kali.