KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah menjalankan aksi korporasi yang berpotensi mengubah struktur pengendali. Beberapa di antaranya yakni PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ), PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS), PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ), PT IdeA Indonesia Akademi Tbk (IDEA), dan PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT). Skema yang digunakan beragam, mulai dari rights issue, akuisisi langsung, hingga private placement. Perubahan pengendali tersebut dinilai dapat menjadi katalis bagi prospek bisnis emiten, tetapi dampaknya sangat bergantung pada realisasi aksi korporasi serta kemampuan pengendali baru dalam menjalankan strategi bisnis. Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo Wibowo mengatakan, pergantian pengendali dapat menjadi katalis apabila disertai dengan suntikan modal, aset baru, perubahan strategi bisnis, maupun sinergi yang mampu meningkatkan kinerja perusahaan.
Pergantian Pengendali Marak di BEI, Analis Soroti Katalis dan Risikonya
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah menjalankan aksi korporasi yang berpotensi mengubah struktur pengendali. Beberapa di antaranya yakni PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ), PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS), PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ), PT IdeA Indonesia Akademi Tbk (IDEA), dan PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT). Skema yang digunakan beragam, mulai dari rights issue, akuisisi langsung, hingga private placement. Perubahan pengendali tersebut dinilai dapat menjadi katalis bagi prospek bisnis emiten, tetapi dampaknya sangat bergantung pada realisasi aksi korporasi serta kemampuan pengendali baru dalam menjalankan strategi bisnis. Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo Wibowo mengatakan, pergantian pengendali dapat menjadi katalis apabila disertai dengan suntikan modal, aset baru, perubahan strategi bisnis, maupun sinergi yang mampu meningkatkan kinerja perusahaan.