Pergerakan Jemaah ke Mina Tahun Ini Jauh Lebih Cepat, Muzdalifah Clear Pukul 07.00



KONTAN.CO.ID - MAKKAH. Ratusan ribu jemaah haji Indonesia bergerak dari Arafah menuju Muzdalifah setelah menuntaskan wukuf pada 9 Zulhijah atau 26 Mei 2026. Perjalanan dimulai selepas Magrib waktu Arab Saudi sebagai bagian dari rangkaian puncak ibadah haji.

Pergerakan jemaah menuju Muzdalifah berlangsung bertahap hingga sekitar tengah malam. Di saat bersamaan, jemaah yang tiba lebih awal secara perlahan diberangkatkan menuju Mina untuk menunaikan lontar Jamrat al-Aqabah. Sementara itu, jemaah yang baru tiba di Muzdalifah menjalani mabit hingga menjelang Subuh sebelum melanjutkan perjalanan ke Mina.

Proses pemindahan itu berbarengan dengan jutaan jamaah dari negara-negara lain. Karena itulah, kemacetan, keterlambatan, dan lalu lintas yang tidak sesuai dengan harapan dan perkiraan menjadi sangat mungkin. 


Baca Juga: Jemaah Pilih Tidur di Luar Tenda Mina, Ini Sejumlah Alasannya

Wakil Menteri Haji dan Umroh Dahnil Anzar Simanjuntak membeberkan, proses mobilisasi jemaah di Muzdalifah tahun ini berlangsung jauh lebih cepat dibanding pelaksanaan tahun sebelumnya. Ia menyebut sejak sekitar pukul 06.30 waktu Arab Saudi, kawasan Muzdalifah sudah bersih karena seluruh jemaah telah bergerak menuju Mina. 

Capaian tersebut, kata Dahnil, menjadi catatan positif dalam layanan puncak haji tahun ini. Hal serupa juga terlihat saat proses pemberangkatan jemaah menuju Arafat yang dinilai berjalan tertib dan lancar. 

Menurut dia, kelancaran pergerakan dari Arafah, Muzdalifah, hingga Mina patut disyukuri karena membantu jemaah menjalani rangkaian ibadah dengan lebih nyaman. “Jadi di Muzdalifah itu cepat, termasuk di Arafah juga,” ungkapnya. 

Dalam kesempatan berbeda, seorang Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Rifat Satorus mengatakan, berdasarkan pengalaman petugas-petugas yang lalu, jika Muzdalifah bersih dari jamaah haji Indonesia pukul 08.00 saja merupakan sukses yang luar biasa. “Masyaallah hari ini bersih dari jamaah. Subhanallah,” katanya di Jamarat, Mina (Rabu 27/05/2026)

Media Center Haji (MCH) Daker Makkah yang merupakan rombongan petugas terakhir di Muzdalifah menyaksikan sendiri tak ada satu pun jamaah yang tertinggal di daerah tersebut. 

Koordinator Linjam dan Satops Armuzna PPIH 2026 Laksamana Pertama (Laksma) Harun Ar-Rasyid bersyukur atas kesuksesn tersebut. Ia  didampingi Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Ihsan Faisal, Kepala Bidang Transportasi Daker Makkah Syarif Rahman menyatakan rasa syukur di Muzdalifah. 

Baca Juga: Wacana Bea Cukai Digantikan AI dan DSI Picu Perdebatan, Ekonom Beri Catatan Kritis

”Kami ucap Alhamadulillahir rabbil alamin, pada tanggal 10 Dzulhijjah 1447 Hijiriah, kami nyatakan Muzdalifah clear pada pukul 07.00. Seluruh jamaah haji Indonesia telah diberangkatkan menuju Mina. Semoga Allah merahmati dan memberkati kita semua. Amin,” ungkapnya di Muzdalifah Rabu (27/05/2026)

Tenaga Ahli Utama Bakom RI Hariqo Satria Wibawa mengatakan, sejauh ini ada 4 faktor kesuksesan penyelenggaraan haji tahun ini, yang pertama adalah kedisiplinan jamaah haji sendiri.

”Kami berterima kasih sekali kepada Ibu dan Bapak kami yang kami hormati seluruh jamaah haji yang sudah sangat disiplin,” kata Hariqo di Muzdalifah Rabu (27/05/2026)

Yang kedua, kata dia, kedisiplinan seluruh petugas haji. Kedisiplinan petugas ini merupakan buah dari pelatihan 30 hari yang sangat ketat. Ketiga, arahan dari Presiden RI.

”Bapak Prabowo Subianto selalu menekankan keselamatan jamaah dan ini dijalankan dengan baik oleh Menteri Haji dan juga Wakil Menteri Haji dan seluruh jajaran di Kementerian Haji,” jelasnya. 

Kemudian keempat, sambung dia, terjalinnya hubungan baik antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Arab Saudi. 

”Pemerintah Arab Saudi mengapresiasi pelayanan dari Kementerian Haji Indonesia kepada jamaah haji Indonesia dan juga pelayanan dari petugas haji juga mendapatkan apresiasi dari negara-negara lain dan akan dijadikan salah satu percontohan,” katanya. 

Baca Juga: Kebijakan DHE SDA dan Ekspor Tinggal Berlaku Juni, Ketahanan Eksternal RI Diuji

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News