KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah diperkirakan masih akan tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akibat kekhawatiran pasar akan kenaikan suku bunga Federal Reserve menjelang data inflasi dan data PDB AS. Di pasar spot, rupiah ditutup menguat 0,30% atau ke Rp 15.586 per dolar AS pada Senin (24/10). Sementara di kurs referensi Jisdor Bank Indonesia, rupiah menguat 0,13% ke Rp 15.590 per dolar AS. Analis DC Futures Lukman Leong mengatakan, pergerakan rupiah besok kemungkinan masih akan tertekan lantaran kekhawatiran akan kenaikan suku bunga The Fed.
Pergerakan Rupiah Diperkirakan Masih Akan Tertekan Selasa (25/10) Besok
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah diperkirakan masih akan tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akibat kekhawatiran pasar akan kenaikan suku bunga Federal Reserve menjelang data inflasi dan data PDB AS. Di pasar spot, rupiah ditutup menguat 0,30% atau ke Rp 15.586 per dolar AS pada Senin (24/10). Sementara di kurs referensi Jisdor Bank Indonesia, rupiah menguat 0,13% ke Rp 15.590 per dolar AS. Analis DC Futures Lukman Leong mengatakan, pergerakan rupiah besok kemungkinan masih akan tertekan lantaran kekhawatiran akan kenaikan suku bunga The Fed.