Pergerakan SUN Rabu diperkirakan terbatas



JAKARTA. Analis obligasi memperkirakan, perdagangan Surat Utang Negara (SUN) hari ini, Rabu (15/3) bergerak dalam rentang terbatas. Kemarin, indeks INDOBeX Government Clean Price naik sebesar 0,04% ke level 112,53, berdasarkan situs Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA).

Analis Fixed Income MNC Securities I Made Adi Saputra berpendapat, perdagangan sUN hari ini bergerak terbatas jelang berakhirnya Rapat Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika. Pelaku pasar akan mencermati, apakah The Fed pada Rabu waktu AS mengumumkan kenaikan bunga 25 basis poin seperti perkiraan pasar. 

"Pelaku pasar yang cenderung menahan diri untuk melakukan transaksi tersebut kami perkirakan akan membatasi pergerakan harga Surat Utang Negara pada perdagangan hari ini," kata Made, Rabu (15/3).


Sementara itu imbal hasil dari US Treasury dengan tenor 10 tahun ditutup dengan penurunan tipis di level 2,595% setelah sempat berada di atas level 2,607% yang merupakan posisi tertingginya sejak September 2014. Imbal hasil dari surat utang Jerman (Bund) dan Inggris (Gilt) dengan tenor yang sama juga terlihat mengalami penurunan, masing - masing di level 0,445% dan 1,233%.

"Hal tersebut kami perkirakan akan berdampak positif terhadap pergerakan harga SUN dengan denominasi mata uang dollar Amerika," papar Made.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia