MOMSMONEY.ID -
Home theater merupakan solusi bagi Anda yang suka menonton film, tapi tidak suka repot-repot pergi ke bioskop. Selain itu, bepergian ke bioskop juga cukup berisiko di masa pandemi seperti sekarang, sehingga banyak orang yang memilih untuk menikmati film dari kenyamanan rumah sendiri. Nah, jika Anda berencana untuk membuat
home theater sendiri di rumah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Dilansir dari
The Spruce dan
Lifewire, berikut penjelasannya.
Baca Juga: Mudah dan Simpel, Ini Trik untuk Mendekorasi Kamar Tidur Supaya Terlihat Mewah Tentukan tempat khusus Jika Anda ingin membuat
home theater di rumah, ada baiknya Anda menyediakan satu ruangan khusus. Hindari menggabungkan
home theater dengan ruangan lainnya di rumah. Pasalnya, Anda akan sulit mendapatkan pengalaman menonton film seperti di bioskop jika
home theater digabungkan dengan ruangan lain. Misalnya, akan ada suara-suara, aktivitas penghuni rumah, dan cahaya yang mengganggu saat-saat menonton. Perhatikan pencahayaan di dalam dan luar ruangan Bioskop identik dengan pencahayaan yang temaram di dalam dan cahaya yang minim dari luar. Jadi, Anda bisa meniru hal yang sama di rumah supaya pengalaman menonton film di
home theater menjadi maksimal. Anda bisa menggunakan tirai yang tebal dengan warna gelap untuk memblokir cahaya dari luar, misalnya jendela. Sementara itu, Anda bisa menambahkan lampu dengan pencahayaan lembut yang bisa diredupkan untuk di dalam ruangan. Tambahkan lampu di bawah meja atau kursi jika perlu untuk menambah kesan seperti di bioskop. Kontrol suara di dalam dan luar ruangan Selain cahaya, suara dari luar ruangan
home theater juga perlu diredam atau diblokir sepenuhnya supaya tidak mengganggu Anda saat menonton film. Anda bisa menggunakan panel dinding, pintu berbahan kayu solid yang padat, atau tirai jendela yang tebal untuk membantu meredam suara dari luar. Sementara itu, untuk memaksimalkan audio di dalam
home theater dan meredam suara yang tidak perlu, Anda bisa menggunakan karpet pada lantai, panel akustik atau karpet pada dinding, hingga furnitur yang empuk. Jika memungkinkan, hindari menggunakan material yang keras dan dapat memantulkan suara.
Baca Juga: Supaya Tidur Makin Nyenyak, Hindari 5 Warna Cat Ini di Kamar Tidur Perhatikan peletakan komponen audio-visual Komponen audio-visual merupakan hal penting di ruangan
home theater. Anda dapat mengatur peletakan komponen audio-visual seperti layar TV, layar proyektor, hingga
speaker sesuai dengan posisi yang diinginkan. Namun, jangan lupa untuk memasang komponen tersebut di dekat sumber listrik supaya tidak terlalu banyak kabel yang digunakan. Pastikan juga sirkulasi udara di area komponen tersebut mengalir dengan lancar supaya tidak mudah terjadi
overheating saat digunakan.
Baca Juga: Yuk Cermati, Ini Kriteria Rumah Sehat dari Kementerian PUPR Gunakan warna gelap di dalam ruangan Ruangan bioskop identik dengan warna-warna gelap, misalnya hitam, abu-abu, merah marun, hingga biru muda. Penggunaan warna gelap tidak akan memantulkan cahaya, sehingga tidak akan mengganggu Anda saat menonton film. Anda juga bisa menggunakan palet warna yang sama untuk
home theater di rumah. Gunakan karpet berwarna hitam atau abu-abu, cat dinding berwarna hitam dengan
finishing matte, hingga sofa berwarna merah gelap yang elegan. Pikirkan furnitur dan dekorasi di dalam ruangan
Terakhir, Anda perlu memikirkan seperti apa furnitur dan dekorasi di dalam ruangan
home theater. Supaya terlihat seperti bioskop pada umumnya, Anda bisa menggunakan sofa empuk dengan lapisan beludru hingga karpet yang lembut di dalam home theater. Hindari menggunakan material reflektif di dalam home theater supaya tidak memantulkan cahaya, sehingga tidak mengganggu Anda saat menonton. Nah, itulah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum mulai membuat home theater. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda! Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News