PERIKLINDO Dukung TKDN EV 60% pada 2027



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menargetkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) kendaraan listrik mencapai 60% pada 2027. Target tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat industri kendaraan listrik nasional.

Peningkatan TKDN juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan industri komponen dan ekosistem kendaraan listrik. Pemerintah menargetkan TKDN kendaraan listrik meningkat secara bertahap hingga 80% pada 2030.

Sekretaris Jenderal Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Tenggono Chuandra Phoa mendukung target tersebut. Menurutnya, sejumlah komponen utama kendaraan listrik mulai berkembang di Indonesia.


“Periklindo mendukung TKDN 60% di 2027. Sekalian mendukung pertumbuhan industri komponen dan ekosistemnya,” ujar Tenggono, kepada KONTAN, Rabu (9/9).

Komponen yang mulai dirakit di Indonesia antara lain baterai, motor listrik, dan controller. Namun, pengembangan ekosistem kendaraan listrik masih membutuhkan kepastian hukum.

Baca Juga: Periklindo Desak Kepastian Insentif Kendaraan Listrik, Jangan Buat Pasar Menunggu

Pemerintah juga perlu memperbanyak infrastruktur pengisian daya atau Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Selain itu, kepastian insentif menjadi faktor penting bagi produsen dalam menentukan kebijakan.

Pencapaian TKDN 80% pada 2030 masih bergantung pada persentase TKDN setiap komponen. Pemerintah saat ini masih menggodok persentase tersebut.

“Tergantung persentase per komponen yang sedang digodok. Tentu parts-parts penting harus TKDN agar pengalihan teknologi secepatnya,” pungkas Tenggono.

Dengan begitu, peningkatan TKDN diharapkan memperkuat industri komponen. Kebijakan tersebut juga dapat mempercepat transfer teknologi kendaraan listrik di Indonesia.

Baca Juga: Harga Solar Naik, Periklindo: Penambang Bergeser ke Truk Listrik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News