JAKARTA. Krisis membuat pengusaha ritel alias eceran mengemas strategi baru. Mereka fokus menjual produk yang cepat laku dan mendatangkan keuntungan berlipat. Jika biasanya peritel juga menjual produk yang kontribusi untungnya hanya 1%, kini mereka akan lebih berkonsentrasi menggarap produk yang kontribusi keuntungannya hingga 20%. Yang masuk kategori ini adalah barang kebutuhan sehari-hari, seperti perlengkapan rumah tangga, toilette, makanan, dan kosmetik. Menurut Chief Executive Officer (CEO) Senayan City Handaka Santoso, saat ini beberapa gerai di pusat perbelanjaan lebih gencar memasarkan produk yang memberi kontribusi keuntungan besar. Dengan begitu, pengeluaran bisa ditekan. "Sebagian fokus ke penjualan dengan margin keuntungan 20%, kalau yang hanya 1% buat apa?" katanya.
Peritel Fokus Jual Produk yang Cepat Laku
JAKARTA. Krisis membuat pengusaha ritel alias eceran mengemas strategi baru. Mereka fokus menjual produk yang cepat laku dan mendatangkan keuntungan berlipat. Jika biasanya peritel juga menjual produk yang kontribusi untungnya hanya 1%, kini mereka akan lebih berkonsentrasi menggarap produk yang kontribusi keuntungannya hingga 20%. Yang masuk kategori ini adalah barang kebutuhan sehari-hari, seperti perlengkapan rumah tangga, toilette, makanan, dan kosmetik. Menurut Chief Executive Officer (CEO) Senayan City Handaka Santoso, saat ini beberapa gerai di pusat perbelanjaan lebih gencar memasarkan produk yang memberi kontribusi keuntungan besar. Dengan begitu, pengeluaran bisa ditekan. "Sebagian fokus ke penjualan dengan margin keuntungan 20%, kalau yang hanya 1% buat apa?" katanya.