KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebutuhan terhadap laptop berperforma tinggi semakin meluas. Perangkat gaming yang sebelumnya banyak menyasar pemain game kini juga diarahkan untuk menunjang pekerjaan. Selain itu juga pembuatan konten hingga penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Perubahan kebutuhan tersebut ikut memengaruhi strategi produsen laptop. Kemampuan menjalankan berbagai pekerjaan dalam satu perangkat menjadi salah satu pertimbangan. Terutama untuk membidik konsumen muda seperti mahasiswa dan pekerja. Produsen mulai menggabungkan kemampuan gaming dengan kebutuhan produktivitas dan pengolahan AI. Asus misalnya memperkenalkan TUF Gaming 16 (FX610).
Perkembangan Kecerdasan Buatan Mengubah Kebutuhan Pengguna Laptop Gaming
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebutuhan terhadap laptop berperforma tinggi semakin meluas. Perangkat gaming yang sebelumnya banyak menyasar pemain game kini juga diarahkan untuk menunjang pekerjaan. Selain itu juga pembuatan konten hingga penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Perubahan kebutuhan tersebut ikut memengaruhi strategi produsen laptop. Kemampuan menjalankan berbagai pekerjaan dalam satu perangkat menjadi salah satu pertimbangan. Terutama untuk membidik konsumen muda seperti mahasiswa dan pekerja. Produsen mulai menggabungkan kemampuan gaming dengan kebutuhan produktivitas dan pengolahan AI. Asus misalnya memperkenalkan TUF Gaming 16 (FX610).