Perkembangan Teknologi dan Kecerdasan Buatan Mengubah Pola Pembelajaran



KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Perkembangan teknologi dan artificial intelligence (AI) turut mengubah kebutuhan serta pola pembelajaran di dunia pendidikan.

Kondisi ini mendorong pendidik meningkatkan kompetensi, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, dan memanfaatkan platform digital untuk mendukung proses belajar.

Direktur Eksekutif Mentari Group, Natalina Rimba mengatakan, perubahan teknologi membuat pendidik tidak hanya berperan dalam menyampaikan materi pembelajaran. Teknologi juga dituntut memiliki kemampuan dalam membangun karakter, kreativitas, kepemimpinan, dan kemampuan beradaptasi peserta didik.


“Pendidikan saat ini tidak hanya berbicara tentang capaian akademik, tetapi juga karakter, kreativitas, kepemimpinan, dan kemampuan beradaptasi,” ujar Natalina, Rabu (26/8).

Pakar Pendidikan, Itje Chodidjah menilai, transformasi pendidikan sangat bergantung pada kualitas pendidik di ruang kelas. Menurutnya, apresiasi dan pengembangan profesional diperlukan agar pendidik dapat terus meningkatkan kemampuan dan menerapkan inovasi dalam pembelajaran.

Baca Juga: Ekonom CORE: Pertumbuhan Ekonomi Belum Banyak Dirasakan Kelas Menengah

“Transformasi pendidikan pada akhirnya berawal dari pendidik yang hadir dan bekerja di ruang kelas. Mereka memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kompetensi, dan kesiapan generasi masa depan,” kata Itje.

Sementara itu, Educreator dan Praktisi Pendidikan, Galih Sulistyaningra mengatakan, perkembangan teknologi turut memperluas ruang bagi pendidik untuk berbagi pengetahuan.

Platform digital memungkinkan guru menjadi educreator dan menjangkau peserta didik maupun masyarakat yang lebih luas di luar ruang kelas.

“Di era digital, ruang belajar tidak lagi terbatas pada ruang kelas. Setiap pendidik memiliki peluang untuk menjadi educreator, berbagi pengetahuan, dan menginspirasi lebih banyak orang melalui teknologi,” ujar Galih.

Menurut Galih, kemampuan beradaptasi dan keberanian berinovasi menjadi semakin penting seiring perubahan teknologi dalam pendidikan.

Pemanfaatan teknologi juga dapat menjadi sarana bagi pendidik untuk mendokumentasikan dan membagikan praktik baik dalam pembelajaran.

Perubahan peran pendidik tersebut turut menjadi latar belakang penyelenggaraan Mentari National Awards for Educators (MNAE) 2026. Tahun ini, sebanyak 770 pendidik dari 679 sekolah di 228 kota mengikuti ajang tersebut. Setelah melalui proses seleksi dan penjurian, 20 pendidik terpilih dalam tiga kategori.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News