KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT PLN (Persero) terus memperkuat aspek Environment, Social, Governance (ESG) sebagai wujud keberlanjutan perusahaan. Setelah berhasil memboyong 15 Penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), PLN kian berbenah diri menyongsong masa depan. "ESG menjadi isu utama di semua level perusahaan, holding, subholding, manajemen atas, menengah maupun dasar. Jadi tidak hanya meng-achieve berapa ratingnya, tapi bagaimana ESG ini bisa melekat ke tiap-tiap fungsi, struktur, masuk ke KPI (Key Performance Indicator) pegawai, unit. Kita buat ESG sebagai sarana capai tujuan perusahaan," kata Imam Mutaqien, Vice President ESG & Safeguard PLN, dalam sharing session bertema "Maximizing PROPER Achievements for Increasing ESG Ratings" secara virtual, Jumat (28/7). Hadir pula sebagai pembicara dalam acara sharing session tersebut, Plt Sekjen Kementerian ESDM Dadan Kusdiana, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjajaran Prof M.Fani Cahyandito, dan Kepala Bagian Program, Evaluasi, Hukum, Kerjasama dan Teknik Ditjen PPKL Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan M Denny T Silaban.
Perkuat Aspek ESG, PLN Kembangkan Sustainable Linked Loan
KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT PLN (Persero) terus memperkuat aspek Environment, Social, Governance (ESG) sebagai wujud keberlanjutan perusahaan. Setelah berhasil memboyong 15 Penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), PLN kian berbenah diri menyongsong masa depan. "ESG menjadi isu utama di semua level perusahaan, holding, subholding, manajemen atas, menengah maupun dasar. Jadi tidak hanya meng-achieve berapa ratingnya, tapi bagaimana ESG ini bisa melekat ke tiap-tiap fungsi, struktur, masuk ke KPI (Key Performance Indicator) pegawai, unit. Kita buat ESG sebagai sarana capai tujuan perusahaan," kata Imam Mutaqien, Vice President ESG & Safeguard PLN, dalam sharing session bertema "Maximizing PROPER Achievements for Increasing ESG Ratings" secara virtual, Jumat (28/7). Hadir pula sebagai pembicara dalam acara sharing session tersebut, Plt Sekjen Kementerian ESDM Dadan Kusdiana, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjajaran Prof M.Fani Cahyandito, dan Kepala Bagian Program, Evaluasi, Hukum, Kerjasama dan Teknik Ditjen PPKL Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan M Denny T Silaban.