Perkuat bisnis gaming dan e-Sport, begini rekomendasi analis untuk saham MNCN



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja emiten media PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) diproyeksi turun pada kuartal ketiga tahun ini. Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Christine Natasya memperkirakan MNCN akan membukukan pendapatan sebesar Rp 1,9 triliun di kuartal III-2021.

Perkiraan realisasi pendapatan tersebut menyusut 13,9% secara yoy dan turun 37,3% ketimbang kuartal sebelumnya. Hal ini sejalan dengan ketatnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada awal kuartal ketiga 2021.

Seiring dengan pengetatan PPKM, Christine bilang ini akan berdampak pada anggaran belanja iklan yang lebih ketat dari sektor fast moving consumer goods (FMCG).


Meski demikian, ia memproyeksi MNCN bisa membukukan gross profit margin (GPM) 62% di kuartal III-2021 atau lebih tinggi ketimbang kuartal kedua tahun ini di 61,4% dan lebih tinggi jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu di 58,8%.

Baca Juga: Media Nusantara Citra (MNCN) mengejar target pertumbuhan pendapatan dua digit

“Walaupun belanja iklan dari sektor FMCG melambat, tapi kami melihat porsi pendapatan dari e-commerce juga meningkat,” tulisnya dalam riset, Minggu (3/10).

Selanjutnya, melalui anak usahanya PT MNC Studios International Tbk (MSIN), MNCN juga terus memperkuat bisnis gaming. MSIN akan meluncurkan game online Rapid Fire pada kuartal akhir tahun ini. Sebelumnya, MSIN telah membangun operasi end-to-end gaming di bawah E-Sports Star Indonesia (ESI).

Sejalan dengan itu, MNCN juga akan memperoleh peningkatan keterlibatan pengguna di media sosial dan konten dari kompetisi game di RCTI+ yang dapat meningkatkan pendapatan perusahaan.

Editor: Yudho Winarto