KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menjadikan keandalan layanan maritim sebagai kontribusi strategis perusahaan dalam mendukung industri energi. Perseroan juga mengedepankan transformasi digital untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah diakses, transparan, dan efisien. Melalui My Pertamina Marine Services. Platform ini memudahkan pelanggan dalam memesan jasa PTK dan memantau perkembangan pesanan secara
real-time. Upaya ini membuat PTK meraih empat penghargaan pada ajang Marketeers Editor’s Choice Award (MECA) 2026. Pencapaian ini menjadi apresiasi atas upaya perseroan dalam memperkuat keandalan layanan maritim, mengembangkan inovasi digital, serta menjalankan program keberlanjutan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan.
Vice President Legal & Relation PTK Amran Reza menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kolaborasi dan dedikasi seluruh Perwira PTK dalam meningkatkan inovasi, kinerja serta pertumbuhan perusahaan.
Baca Juga: SMLE Siapkan Ekspansi Pabrik Sinar Aroma, Produksi Denico Mulai Semester II-2027 "Kami meyakini bahwa keunggulan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menjaga kualitas operasional, tetapi juga oleh kemampuan beradaptasi, berinovasi, dan menciptakan nilai tambah bagi pelanggan serta pemangku kepentingan,” ujar Amran dalam keterangannya, Selasa (13/10). PTK meraih penghargaan MECA 2026 untuk kategori Marine Shared Service of the Year, B2B Digital Service Innovative, Innovative Port Management Solution of the Year, dan Environmental Community Development Program of the Year. Amran menambahkan, keandalan layanan maritim ini tercermin melalui penghargaan Marine Shared Service of the Year atas layanan Integrated Marine Service untuk pengoperasian Single Point Mooring (SPM) berkapasitas 320.000 DWT. Layanan ini mencakup kesiapan kapal, sistem tambat (
mooring), personel, dan dukungan operasional maritim guna menunjang distribusi minyak mentah dan produk hasil kilang serta menjaga keandalan rantai pasok energi nasional. PTK juga memperoleh penghargaan Innovative Port Management Solution of the Year melalui aplikasi PRAISE, sistem pemantauan terintegrasi yang mendukung berbagai segmen bisnis PTK. Mulai dari kapal-kapal ringan dan operasional pelabuhan, hingga layanan Mooring Master, Person in Overall Advisory Control (POAC), Oil Spill Response, serta Ship-to-Ship (STS) Support Provider. Penerapan sistem ini mendukung peningkatan akurasi data, percepatan pelaporan, efisiensi operasional, serta pengurangan risiko kesalahan input data.
Baca Juga: Pertahankan Sertifikasi Tempat Kerja, Lingkungan Kerja Jadi Perhatian RSM Indonesia “Komitmen keberlanjutan PTK tidak hanya diwujudkan melalui aktivitas bisnis, tetapi juga melalui pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan,” tambah Amran.
Komitmen keberlanjutan itu menjadi inovasi PTK dalam meraih apresiasi untuk kategori Environmental Community Development Program of the Year. Melalui berbagai inisiatif yang mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan, PTK mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus menjaga kelestarian ekosistem. Upaya ini diarahkan untuk menciptakan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan. Amran mengungkapkan, ke depan, PTK akan terus memperkuat kapabilitas bisnis, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, serta meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pihak. Di saat yang sama, PTK akan menjaga pertumbuhan bisnis berjalan dengan baik, serta sejalan dengan kontribusi positif PTK bagi masyarakat dan lingkungan. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News