KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten operator telekomunikasi, PT XL Axiata Tbk (EXCL) kian fokus mengembangkan bisnis Fix Mobile Convergence (FMC), salah satunya dengan menjadi sinergi dengan PT Link Net Tbk (LINK). Senior Research Analyst Mirae Asset Sekuritas Robertus Yanuar menjelaskan sinergi EXCL dengan LINK diproyeksikan akan memperluas beberapa segmen mulai dari konektivitas seluler, fix broadband dan klien perusahaan sehingga perusahaan. “Hal ini diharapkan dapat mendukung EXCL dalam mencapai visinya untuk menjadi operator konvergensi terkemuka dengan memberikan solusi yang terintegrasi,” tulis dia dalam risetnya.
Retail Research Analyst CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, Kevin Hutabarat menjelaskan secara valuasi, target harga EXCL ada di Rp 3.300 sehingga punya potensi upside yang tinggi. Baca Juga: Perkuat FMC, XL Axiata (EXCL) Mengincar 8 Juta Home Pass Hingga 5 Tahun Mendatang Adapun harga saham EXCL ditutup melemah 0,26% ke level Rp 1.900 per saham pada Rabu (10/5). Sepanjang tahun berjalan EXCL sudah anjlok 11,21%. “Kalau dari sisi valuasi, potensi upside EXCL masih besar dengan asumsi speculative buy atau buy on weakness,” ucap Kevin. Di sisi lain dalam jangka pendek, EXCL akan mendapat booster atau katalis positif dari rencana pembagian dividen. Namun Kevin menilai efeknya tidak terlalu besar karena dividen yield yang kecil. Sebagai pengingat, EXCL berencana membagikan dividen Rp 42 per saham. Mengacu harga penutupan Rabu (10/5), dividend yield EXCL sekitar 2,21%. Baca Juga: Perkuat Layanan FMC, XL Axiata (EXCL) Mulai Sinergi Dengan Link Net (LINK)